Peran Gerakan Bina Bangsa Menangkal Paham Radikal di Negeri Haya
Pemberian pemahaman Gerakan Bina Bangsa bagi pemuda haya.
Kayum Ely/Editor
26 Jul 2021 16:47 WIT

Peran Gerakan Bina Bangsa Menangkal Paham Radikal di Negeri Haya

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Salah satu tokoh muda di Negeri Haya Kecamatan Tehoru Maluku Tengah, Benyamin Namakule inginkan generasi muda untuk saling bahu membahu menangkal paham radikal di Negeri tersebut.   

"Seiring berkembangnya gerakan radikalisme di berbagai belahan dunia, paham-paham radikalisme akan memberi pengaruh negatif terhadap ketahanan nasional baik warga negara Indonesia maupun asing, maka kita mengajak kaum muda menangkalnya," ujar Namakule dalam keterangan tertulisnya, Senin 26 Juli 2021.  

Benyamin Namakule memakai topi putih. 

 

Dikatakan, dunia sedang dilanda oleh ancaman gerakan radikalisme yang kerap kali melakukan teror tanpa memandang nilai-nilai bahkan menimbulkan korban jiwa dalam aksinya dengan mengatasnamakan agama.  

Arus gerakan radikalisme internasional sudah semakin deras walaupun di lain pihak masih belum ada tanda-tanda gerakan nasionalisme yang massive. 

"Gerakan yang mengatasnamakan agama yang seolah benar dalam menyebarkan paham-paham dengan bentuk kekerasan di pandang perlu untuk di tangkal," harap Namakule.  

Untuk itu kata Namakule, menangani paham radikal dan terorisme perlu sinergitas  untuk mengusut tuntas akar dari paham radikal tersebut. 

Akhir 2019 lahirlah gerakan bina bangsa yang di pelopori oleh masarakat yang peduli terhadap generasi muda di Negeri haya secara khusus dan di Indonesia secara umum.  

"Tujuan utama dari gerkan ini adalah dapat membendung paham radikal terutama untuk generasi mudah di Negeri haya," tandas Namakule.  

Selain rasa cinta terhadap generasi muda gerakan itu juga sangat optimis dan konsisten dalam membantu Pemerintah dalam memerangi paham-paham radikal.  

"Strategi dari gerakan bina bangsa dalam menagani faham radikal adalah dengan melakukan giat giat pembinaan terhadap generasi muda baik yang berskali kecil maupun berskala besar misalnya dengan melakukan pendekatan pendekatan persuasif serta membuka forum forum dialog atau diskusi terhadap generasi muda," imbuhnya.  

Sejauh ini gerakan bina bangsa merupakan gerakan sadar yang mampu membendung paham paham radikal yang masuk dan mempengaruhi generasi muda di negeri haya.

Dapatkan sekarang

Liputan Malteng, Ringan dan cepat
0 Disukai