-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, secara resmi melepas kontingen atlet Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah yang akan berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Surabaya.
Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Maluku Tengah, Jalan Geser, Masohi, pada Rabu 10 Juni 2026.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui koordinasi intensif bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Dalam sambutannya, Wabub Mario mengapresiasi semangat para atlet meski persiapan keberangkatan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.
Ia menuturkan bahwa meski informasi baru diterima dua hari lalu, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet.
"Teman-teman dari pencak silat ini baru hadir di ruangan dua hari yang lalu untuk menyampaikan rencana kegiatan mereka. Walaupun waktunya sangat cepat, karena Tapak Suci Putra Muhammadiyah ini mewakili Maluku Tengah dan membawa nama daerah, maka apapun yang terjadi, pemerintah harus siap membantu," ujar Mario.
Mario berharap para atlet dapat menempuh perjalanan dengan selamat hingga kembali ke tanah air dengan hasil membanggakan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur selama bertanding.
"Pesan saya, junjung tinggi sportivitas dan disiplin. Jaga nama baik daerah dan organisasi. Kami semua berdoa agar apa yang dicapai nanti dapat membawakan hasil terbaik," tambahnya.
Lebih lanjut, Wabub Mario menyatakan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada cabang olahraga pencak silat saja.
Ia mengajak seluruh cabang olahraga lain di Maluku Tengah untuk terus meningkatkan prestasi dan tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
"Ini menjadi motivasi bagi cabang olahraga lain, seperti karate dan lainnya, untuk sama-sama meningkatkan prestasi. Pemerintah daerah akan selalu mendukung, asalkan kita diskusikan dengan baik," tegasnya.
Namun, ia memberikan catatan penting agar setiap rencana kegiatan olahraga direncanakan jauh-jauh hari agar tidak mendadak.
"Jangan mendadak ya, karena itu menyulitkan kita di tengah kondisi efisiensi yang ada. Namun, apapun kondisinya, tanggung jawab pemerintah adalah mencari solusi terbaik bagi para atlet," pungkasnya.
Keberangkatan kontingen ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi pengembangan dunia olahraga di Kabupaten Maluku Tengah serta mampu menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.