Tiga Tahun IKKB Sula Malteng Pelihara Silaturahmi Dengan Ikut Berkurban di Masohi

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui berkurban di hari raya Idul Adha terus dilakukan oleh Ikatan Kerukunan Keluarga Besar (IKKB) Sula di Kabupaten Maluku Tengah. 

Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, organisasi ini kembali menggelar penyembelihan hewan kurban Idul Adha di Kota Masohi, Kamis 28 Mei 2026, sebagai wujud nyata menjaga silaturahmi antarwarga. 

Sekretaris IKKB Maluku Tengah, Samsul Bahri Ummamit, mengungkapkan rasa syukurnya atas konsistensi kegiatan yang telah berjalan sejak tahun 2024 tersebut.

"IKKB Maluku Tengah di Masohi mulai berkurban sejak 2024, 2025, dan sekarang yang ketiga kalinya. Alhamdulillah, tahun 2026 ini ada peningkatan partisipasi. Jika sebelumnya kita hanya mampu menyembelih 1 sapi dengan bantuan luar, tahun ini kita berhasil menghimpun 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing dari keluarga besar sendiri, ditambah bantuan dari pihak luar sehingga total menjadi 3 ekor sapi," jelas Samsul.

Daging kurban tersebut kemudian didistribusikan kepada sekitar 205 penerima yang berhak. Samsul berharap, pada tahun-tahun mendatang, jumlah hewan kurban dapat terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya warga Sula, baik yang berada di dalam maupun luar kota Masohi, yang bergabung dalam ikatan tersebut.

Lebih dari sekadar ibadah kurban, Samsul menegaskan bahwa IKKB dibentuk sebagai wadah pemersatu bagi seluruh keturunan Sula yang berada di Pulau Seram. Pihaknya berkomitmen untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Kami merangkul seluruh warga Sula, bukan hanya mereka yang datang langsung dari Sanana, tetapi juga warga keturunan yang ada di Pulau Seram ini. Kami ingin semuanya bersatu, saling melihat, dan saling membantu dalam suka maupun duka," ungkapnya.

Kehadiran IKKB sendiri telah membuka ruang bagi warga keturunan Sula untuk kembali mengenal akar budaya dan asal-usul mereka. 

Samsul mencontohkan, banyak warga dengan marga tertentu, seperti Umasugi, yang tersebar di berbagai wilayah seperti Leihitu hingga Seram Barat, kini telah bergabung dan merasa memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat dengan warga Sula lainnya.

"Alhamdulillah, kami merasakan keakraban yang semakin erat, baik antar sesama warga Sula maupun dengan masyarakat lain di sekitar. Hubungan ini yang terus kami jaga agar IKKB dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar," tutup Samsul.