-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Upaya sistematis dengan tujuan untuk lari dari fakta dan tanggung jawab tampaknya bakal buntu.
Berlahan namun pasti identitas wanita misterius yang digrebek bersama HR anggota DPRD Malteng di hotel Onemay Masohi, Jumat 14 Oktober 2022, kini makin terang.
Informasi yang berhasil dihimpun di Mapolres Malteng, Rabu 19 Oktober 2022 menegaskan identitas selingkuhan HR laki laki hidung belang yang masih berstatus sebagai anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, benar adalah ASN staf Dinas Koperasi dan UKM dengan inisial RW alias W alias E.
Sumber terpercaya di Mapolres Malteng menyebutkan Polisi terus berupaya menyelidiki untuk mengungkap kasus ini lebih terang.
Bahkan sampai dengan mengungkap siapa wanita yang digrebek bersama anggota Dewan yang terhormat itupun telah hampir final 100 persen adalah staf ASN salah satu SKPD di Malteng.
Sumber inipun meminta pihak yang terlibat (ASN) tidak perlu lagi mempraktekkan teknik petak umpet ala anak TK zaman dulu.
"Tidak usah mengelak dan menghindar. Semakin menghindar akan semakin di kejar. Sbaiknya kooperatif dan mengakui semua yang terjadi. Sebab itu lebih baik karena polisi punya sejuta cara untuk mengungkapkan fakta yang terjadi dari suatu kasus tindak pidana," jelasnya.
Sementara itu Partai DPD PKS Maluku tengah dalam menangani masalah yang menerpa salah satu wakilnya di DPRD Malteng telah mengambil langkah pemeriksaan terhadap HR.
Ketua DPD PKS Malteng Arman Mualo menegaskan setelah pihaknya mengambil semua keterangan baik dari istri dan anak HR serta klarifikasi HR. Serta pendekatan semua aturan main yang tertuang dalam AD/ART PKS, mereka kemudian telah bersikap terhadap HR.
Yakni menyerahkan kasus HR ke Dewan Syariah DPW PKS Provinsi Maluku. "Kita sudah serahkan kasus tersebut kepada Dewan Syariah di DPW PKS," ujar Arman Mualo.
Meski begitu wanita yang diduga digrebek saat bersama HR masih membantah bahwa yang digrebek adalah dia. Hal itu disampaikan Wahayumi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maluku Tengah.
"Saya juga sudah sempat tanya langsung ke Ibu Haji (Istri 'H' Anggota DPRD) bahwa Ia kenal saya punya stap tapi tidak terlalu jelas. Saya kan tanya Ibu Haji malam itu kenal saya punya stap atau tidak dia katakan tidak terlalu jelas," ungkap Wahayumi Senin kemarin.