-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,-Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah periode 2025-2030, Zulkarnain Awat Amir bersama Mario Lawalata menyampaikan Pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Maluku Tengah, Selasa 4 Maret 2025.
Berlangsung di Ruang Rapat utama, Jalan R.A Kartini Paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD Maluku Tengah Herry Men Carl Haurissa didampingi dua wakil Ketua Arman Mualo dan Zeth Latukarlutu.
Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah itu menyampaikan pidato pertama di DPRD setalah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu.
Dalam pidato perdana Zulkarnain menyampaikan visi besar ia bersama Mario Lawalata memimpin Maluku Tengah lima tahun mendatang.
Yakni membangun Maluku Tengah yang berdaya Saing, Sejahtera, Rukun, dan Damai.
Zulkarnain menyebut visi tersebut kemudian ditetapkan dalam tagline 'Malteng Bangkit'.
"..Mencerminkan semangat kebangkitan menuju masa depan yang lebih gemilang. Untuk mewujudkannya," ujar Zulkarnain.
Dari Visi dan tagline itu, Zulkarnain-Mario akan menjalankan lima misi utama diantaranya.
1. Membangun Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Sehat, dan Terampil. Investasi terbesar dalam pembangunan adalah manusia. Pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang prima, serta pelatihan keterampilan yang adaptif adalah kunci untuk membentuk masyarakat yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.
2. Meningkatkan Daya Saing dan Stabilitas Perekonomian Daerah. Kami berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, mengembangkan UMKM, menarik investasi, serta menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.
3, Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Berdaya Saing. g baik adalah fondasi utama akuntabilitas, dan Pemerintahan yan pembangunan. Transparansi, pelayanan publik yang cepat serta efisien akan menjadi prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan kami.
4. Membangun Ketahanan Sosial Budaya dan Lingkungan. Kerukunan dan harmoni antarwarga adalah aset berharga. Kami akan terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat identitas budaya, serta merawat lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.
5. Membangun Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur serta Pengembangan Wilayah Infrastruktur yang memadai menjadi kunci pemerataan pembangunan.
"Kami akan mempercepat pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, dan konektivitas antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," Imbuh Zulkarnain.