-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Harapan untuk menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah kini semakin nyata.
Proyek strategis Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, kini telah menunjukkan progres pembangunan yang signifikan.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, melakukan peninjauan langsung (monitoring) ke lokasi pembangunan pada Jumat 10 Juli 2026.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Maluku dari Kementerian Pekerjaan Umum, Conny Lelepary.
Berdasarkan data hingga 10 Juli 2026, progres pembangunan fisik proyek tersebut telah mencapai 88 persen.
Sejumlah fasilitas utama pun telah rampung dan siap difungsikan, di antaranya, Gedung SMP dan SMA, Kantin, Rumah Ibadah, Asrama Putra dan Putri dan Fasilitas Dapur
Seiring dengan rampungnya fasilitas utama, pihak pengelola telah menjadwalkan agenda operasional sekolah dalam waktu dekat.
Sebanyak 330 siswa dijadwalkan mulai menempati asrama pada 13 Juli 2026. Selanjutnya, kegiatan akademik akan resmi dimulai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026.
Melihat progres yang berjalan sesuai rencana, Bupati Zulkarnain Awat Amir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, baik dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Maluku, maupun jajaran teknis di lapangan yang telah bekerja keras menyukseskan pembangunan ini.
"Ini adalah mimpi dan harapan kita bersama yang kini mulai terjawab. Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi wadah bagi lahirnya generasi Maluku Tengah yang unggul, berdaya saing, dan mampu menggapai masa depan yang lebih baik," ujar Bupati Zulkarnain dengan penuh optimisme.
Sebelumnya Pemerintah Pusat membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten berjuluk Pamahanunusa lantaran pemerintah Daerah sanggup menyediakan lahan.
Hal itu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi di Amahai ini menjadi bukti komitmen nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku Tengah, dengan menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan inklusif bagi generasi muda.