Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung saat didoorstop awak media usai silaturahmi dengan Pemda Maluku Tengah di Caffe Teras Kota_FOTO ISTIMEWA.

Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Maluku Tengah Lambat

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Pembangunan fisik gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Maluku Tengah terpantau masih berjalan lambat. Padahal, proyek ini ditargetkan menjadi salah satu pilar untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah tersebut.

Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, yang turun langsung meninjau progres pembangunan, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik gedung tersebut baru mencapai tahap 80 persen.

Dalam kunjungannya ke Maluku Tengah, Danrem menyoroti durasi pembangunan yang memakan waktu cukup panjang, yakni mencapai hampir 200 hari. Ia menegaskan, sejatinya pembangunan gedung tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 80 hari jika seluruh material tersedia tepat waktu.

"Memang yang agak lama itu hampir 200 hari, padahal sebenarnya kalau tersedia semua material itu cukup 80 hari. Tapi kita maklum lah, karena kita berada di wilayah kepulauan. Material dipesan dari Surabaya, ditambah kendala transportasi dan biaya angkut," ujar Brigjen Raffles saat diwawancarai, Sabtu  30 Mei 2026. 

Meski demikian, Danrem optimistis proyek ini segera rampung. Ia telah memberikan instruksi kepada jajarannya di Kodim 1502/Masohi yang dipercayakan mengawasi pembangunan tersebut untuk mempercepat sisa pekerjaan yang ada.

"Tadi saya cek material sudah ada semua, tinggal pemasangan. Mudah-mudahan dalam satu hingga dua minggu ke depan, pembangunannya sudah mencapai 100 persen," tegasnya.

Selain meninjau progres fisik koperasi, kedatangan Danrem ke Maluku Tengah juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten. Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati, Brigjen Raffles memastikan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap program-program TNI, termasuk program cetak sawah di Seram Bagian Timur dan Maluku Tengah.

"Pemerintah daerah, TNI, dan Polri bersatu untuk mensejahterakan masyarakat. Apa pun yang kita butuhkan, pasti saling mendukung," tuturnya.

Kunjungan rutin Danrem ini menjadi bukti keseriusan TNI dalam mengawal program strategis di wilayah Maluku, sekaligus memastikan kondisi moril anggota di lapangan tetap terjaga dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat.