Saat Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir memukul tifa sebagai tanda pembukaan Muscab PKB Maluku Tengah di Onemai, Masohi_FOTO KAYUM ELY/LIPUTAN.CO.ID.

Muscab PKB Malteng, Sukri Wailissa Apresiasi Kehadiran Bupati: Semoga Hubungan Ini Selalu Terpelihara

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maluku Tengah, Muhammad Sukri Wailissa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir. 

Hal ini disampaikan Sukri menyusul kehadiran orang nomor satu di Bumi Pamahanunusa tersebut dalam agenda resmi PKB untuk kedua kalinya.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukri Wailissa dalam momentum pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Maluku Tengah yang berlangsung di Masohi, Sabtu (11/04/2026).

"Selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati di acara PKB. Ini adalah kehadiran yang kedua kalinya. Hal ini membuat hubungan kita semakin membaik, dan saya berharap semoga hubungan ini selalu terjaga hingga ke depan," ujar Sukri dalam sambutannya.

Komitmen PKB dan Pembangunan Daerah Dalam kesempatan itu, Sukri yang telah menjabat selama satu tahun lebih sebagai pemegang mandat pimpinan DPC PKB Malteng menekankan pentingnya kerja nyata di lapangan. 

Ia berharap kader PKB tidak lagi sekadar berteori di "rumah kopi", melainkan harus lebih banyak terjun langsung bersama masyarakat.

"Meskipun saat ini kita menghadapi efisiensi anggaran akibat kebijakan nasional, kader PKB harus tetap berkreasi. Kita harus hadir untuk meyakinkan rakyat bahwa PKB senantiasa ada bersama mereka," tegasnya.

Sukri juga memuji kepemimpinan Bupati Zulkarnain yang dianggap jeli dalam mendatangkan peluang bagi daerah. 

"Kami mengapresiasi Bapak Bupati yang mampu menghadirkan dua Proyek Strategis Nasional (PSN) besar. Ini adalah bukti kelihayan Bupati dalam membangkitkan ekonomi kita yang sedang lemah, sekaligus solusi untuk menekan angka pengangguran," tambahnya.

Meski memberikan apresiasi, PKB Maluku Tengah tetap menjalankan fungsinya sebagai mitra kritis. Secara tertulis maupun lisan, PKB merekomendasikan pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus pada pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi dan Puskesmas.

"Kebutuhan dasar ini harus kita lihat serius. Saya sering mendapat telepon dari warga terkait kondisi RSUD. Apalagi ada informasi mengenai penurunan status RSUD kita. Saya berharap Fraksi PKB terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah ini. Saya yakin Bapak Bupati selalu bijak dalam mencari solusi," kata Sukri.

Sementara itu, Bupati Zulkarnain Awat Amir menanggapi hal tersebut, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir berharap Muscab PKB ini dapat berjalan dengan penuh semangat kebersamaan dan demokratis. 

Menurutnya, Muscab memiliki arti strategis bagi penguatan sistem demokrasi lokal yang inklusif.

"Muscab ini bukan hanya soal konsolidasi internal, tetapi juga ruang kaderisasi dan perumusan arah kebijakan organisasi. Partai politik adalah pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan," ungkap Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kontribusi partai politik sangat krusial dalam menjaga stabilitas politik dan mendorong pembangunan yang berkeadilan di Maluku Tengah.

"Insya Allah, Maluku Tengah bisa maju. Kami memandang partai politik sebagai kanal partisipasi publik yang fundamental untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik di daerah ini," pungkasnya.