-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Sebaran tenaga dokter di Kabupaten Maluku Tengah menjadi atensi serius untuk menjawab kekurangan tenaga dokter di RSUD Banda dan RSUD Saparua.
Saat ini di RSUD Banda hanya miliki satu dokter spesialis dan RSUD Saparua juga kekurangan tenaga dokter.
Pemda juga sedang berusaha untuk hadirkan program Kemenkes soal dokter Nusantara Sehat sembari menyiapkan SDM tambahan tenaga Dokter.
Namun satu sisi, Komisi IV DPRD Maluku Tengah mendorong perlu ada penyebaran ijin praktik dokter di wilayah berdekatan dengan RSUD Saparua dan RSUD Banda.
Hal ini agar dokter bersedia diberi tugas tambahan untuk bisa memberi pelayanan di RSUD lainnya seperti Banda dan Saparua bisa terwujud.
Hal ini diktakan Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah Musriadin Labahawa usai membahas LPJ dengan manajemen RSUD Banda di Masohi, Selasa 30 September 2025.
"Solusi Nusantara Sehat itu solusi kedua, yang paling pertama adalah kita maksimalkan tenaga dokter spesialis yang ada di kabupaten. Kan 1 dokter itu memungkinkan bisa 2 sampai 3 SIP kemarin kita sudah diskusikan agar SIP yang ada ini kita maksimalkan ke tiga rumah sakit umum daerah dulu," jelas Labahawa.
Lebih lanjut Labahawa mengharapkan semua pihak dinas kesehatan, IDI bisa cari solusi terbaik terkait sikap Komisi IV.
"Kami berharap ini menjadi atensi hersama," tandasnya.