-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maluku Tengah Soroti Minimnya Petugas Haji dalam Evaluasi Pelaksanaan Ibadah 2026.
Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 untuk jamaah asal Kabupaten Maluku Tengah dinilai berjalan lancar dan sukses, dengan seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah serta doa dari seluruh masyarakat Maluku Tengah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Maluku Tengah, Rasyidah Silawane, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin selama proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Kendati demikian, Rasyidah menyoroti satu catatan penting sebagai bahan evaluasi untuk tahun mendatang, yakni terkait rasio petugas haji dengan jumlah jamaah.
Menurut Rasyidah, saat ini satu orang petugas haji dituntut untuk melayani satu kloter yang terdiri dari sekitar 360 jamaah.
Beban kerja tersebut dinilai menyulitkan petugas dalam memberikan pelayanan yang optimal dan merata bagi seluruh jamaah.
"Satu orang petugas haji tidak bisa menjangkau semua, sehingga jamaah merasa kurang diperhatikan. Kami berharap ke depan ada penambahan petugas, terutama dalam hal pembimbing ibadah," ujar Rasyidah usai acara penyambutan jamaah haji di Gedung Islamic Center Masohi, Ahad 21 Juni 2026.
Menyikapi keterbatasan jumlah petugas, pihak Kantor Kementerian Haji dan Umroh Maluku Tengah telah melakukan langkah antisipasi dengan memberikan pembekalan intensif melalui manasik haji.
Hal ini bertujuan agar jamaah memiliki kemandirian dalam menjalankan ibadah sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada pendamping.
"Kami selalu mempersiapkan jamaah agar menjadi jamaah mandiri. Alhamdulillah, berkat manasik yang intensif, jamaah kita bisa mandiri dan tidak terlalu bergantung pada petugas," tambahnya.
Selain menyoroti jumlah petugas, Rasyidah juga berharap adanya penambahan kuota haji di masa depan. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat antrean keberangkatan jamaah yang saat ini tercatat masih sangat panjang.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah secara resmi menyambut kepulangan 47 jamaah haji asal daerah berjuluk Pamahanunusa itu.
Acara penyambutan berlangsung penuh khidmat dan sukacita di Gedung Islamic Center Masohi, Ahad 21 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya para jamaah haji ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
Ia menyatakan bahwa momen ini menjadi hari yang membahagiakan bagi seluruh pihak setelah para jamaah berhasil menunaikan ibadah haji, yakni rukun Islam kelima, di tanah suci Mekkah.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air dan selamat kembali di bumi Pamahanunusa yang kita cintai," ujar Bupati Zulkarnain.
Bupati berharap pengalaman spiritual selama berada di tanah suci tidak hanya menyempurnakan rukun Islam, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas diri para jamaah menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia juga mendoakan agar para jamaah meraih predikat haji dan hajah yang mabrur dan mabrurah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zulkarnain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Maluku Tengah, petugas haji, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan optimal, mulai dari masa persiapan hingga kepulangan jamaah ke daerah.
"Dedikasi, kesabaran, dan pengabdian yang telah diberikan merupakan bagian penting dari kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," tambahnya.
Sebagai penutup, Bupati berharap para jamaah haji yang telah kembali dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat, serta berperan sebagai pembawa kesejukan dan nilai-nilai kebaikan bagi Kabupaten Maluku Tengah.