Saat korban Nasrul Nahumarury memberikan keterangan di Mapolsek Salahutu mengenai kejadian sebenarnya tentang kejadian yang menimpahnya.

Info Hoax Beredar Warga Tulehu Dianiaya di Suli, Padahal Pelaku-Korban Minum Miras Berbarengan Sebelum Kejadian

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Salah satu pesan beserta foto pria terluka di leher karena sayatan parang beredar di WhatsApp. Pesan tersebut menceritrakan ada kejadian penganiayaan terhadap Nasrul Nahumarury yang alami luka sobek di leher yang dilakukan orang tak dikenal tepat di Dusun Jembatan Dua Desa Suli (Kebun coklat), pada Sabtu malam 18 Februari 2023. 

Disebutkan, kejadian saat itu korban bersama saksi dari arah suli menuju Tulehu sampai di TKP tepatnya jalan raya suli, kebun coklat depan bengkel korban dan saksi di lempari oleh orang tak di kenal menggunakan sebuah batu karang dan mengenai setir motor. 

"Sehingga saksi tidak dapat mengendalikan motor dan langsung terjatuh, setelah itu datang 2 orang pelaku yang tidak dikenali karena mnggunakan tutup muka langsung melakukan pemotongan dengan alat tajam sehingga mengenai leher sebelah kanan korban, selanjutnya saksi kembali mngambil motor dan kembali membonceng Korban langsung menuju RSUD dr Ishak Umarella," begitu bunyi pesan yang beredar. 

Namun pesan yang menyebutkan tempat kejadian perkara di jalan Suli adalah hoax. Selain itu tidak ada kejadian korban dilempari batu. 

Polisi Sektor Salahutu membantah informasi tersebut. 

"Terkait dengan pelaporan dan postingan yang sudah beredar tentang Penganiayaan yang terjadi di Dusun Jembatan Dua Desa Suli (kebun coklat) adalah TIDAK BENAR," ujar Kapolsek Salahutu, AKP La Maru kepada liputan via pesan singkat, Senin 20 Februari 2023. 

Kata La Maru, berdasarkan keterangan Korban Nasrul Nahumarury mengatakan bahwa kejadian yang benar adalah korban sementara minum Sopi (Miras) di Kos-Kosan belakang keramat Nahumarury dusun Pohon Mangga bersama Ramdany Umarela, Rispandi Kotta, Mochal Umarella, Riski Ohorella, Raju Ohorella. 

"Pada saat itu korban Nasrul Nahumarury mengeluarkan kata yg menyinggung perasaan Raju Ohorella, setelah itu Raju Ohorella mengambil parang memotong korban Nasrul Nahumarury, korban menangkis dangan tangan kanan sehingga jari kelingking terluka dan pelipis bagian kanan juga terluka," jelasnya. 

Setelah kejadian itu kata La Maru, korban dibawah ke rumah sakit oleh Ramdany Umarela bersama  Mochal Umarella, Rispandi Kotta, dan Risky Ohorella. 

"Jadi sekali lagi informasi yang sebelumnya beredar adalah tidak benar. Kami berharap masyarakat tidak cepat menyebar informasi dari sumber yang tidak jelas," harap Kapolsek.