Bupati Apresiasi Kunjungan Belajar Peserta Post-Course Workshop di Maluku Tengah

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengapresiasi kunjungan belajar peserta Post-Course Workshop "Governance and Public Policy Making for Subnational Governments" ke Kabupaten Maluku Tengah.

Kunjungan ini bertujuan mempelajari kebijakan dan praktik transformasi pendidikan yang berhasil diterapkan di daerah dengan tantangan geografis sulit.

Sebanyak 27 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Aceh, Maluku, Nusa Tenggara Barat, dan Papua, melakukan kunjungan belajar ke SDN 216 dan SDN 202 di Kabupaten Maluku Tengah.

Mereka berasal dari pemerintah daerah, kementerian terkait, dan perwakilan program Short Course Australia Awards Indonesia (AAI) dan Kemitraan Australia Indonesia melalui Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA).

Bupati Zulkarnain Awat Amir menjelaskan bahwa Maluku Tengah memiliki tantangan geografis yang unik, dengan 95,8% wilayah berupa lautan dan hanya 4,2% daratan.

Namun, pemerintah daerah telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk dengan program kemitraan pendidikan Australia-Indonesia melalui Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI).

"Melalui kolaborasi ini, sejumlah kebijakan inovatif diluncurkan, antara lain perluasan akses digital melalui kerja sama dengan SEAMOLEC dan SEAMEO Qiteb in Science dan kolaborasi dengan penyedia layanan satelit seperti Starlink agar sekolah di wilayah pegunungan dan kepulauan dapat terhubung dengan internet," katanya.

Dampak kebijakan ini mulai terlihat, dengan akses internet satelit yang menjangkau daerah 3T, memutus keterisolasian yang berlangsung selama 80 tahun. Sebanyak 30 sekolah terpencil terhubung dengan jaringan Starlink, internet berkecepatan tinggi yang membuka peluang baru bagi pendidikan.

Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengapresiasi transformasi pembelajaran di Maluku Tengah yang ia saksikan di SDN 216. "Pemerintah Australia melalui Program INOVASI bangga mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan dasar," katanya.

Peserta short course juga mengaku terinspirasi oleh langkah-langkah Maluku Tengah dalam penguatan ekosistem pendidikan. Dian Suryanata dari Kalimantan Utara berharap dapat mengadaptasi praktik baik ini untuk menjawab tantangan pembangunan di daerah masing-masing.