Tampak Tengah Zahlul Ikhsan, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan bersama dari kiri, Musriadin Labahawa dan Subhan Nur Fatta, Demianus Hatu, Salomi Paty, (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan anggota Komisi IV DPRD Malteng)_Foto Istimewa.

Bereskan Masalah RSUD Masohi, Zahlul Ikhsan Dapat Tugas Khusus Dari Bupati

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Zahlul Ikhsan, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Setda Maluku Tengah mendapat tugas khusus dari Bupati Zulkarnain Awat Amir untuk membereskan soal peliknya layanan kesehatan di RSUD Masohi yang tak berkesudahan. 

Hal ini terungkap saat mantan Kepala Dinas Kesehatan itu turut hadir dalam rapat dengar pendapat yang digelar Komisi IV DPRD Maluku Tengah bersama BPJS Kesehatan Ambon, Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah Jali Talaohu dan direktur serta jajaran RSUD Masohi, Rabu 1 Oktober 2025. 

"Minggu lalu pak Bupati melakukan sidak di RSUD Masohi, Senin kemarin saya ditugaskan Pak Bupati untuk mendampingi menyelesaikan masalah masalah rumah sakit yang menjadi keresahan masyarakat," ujar Zahlul Ikhsan. 

Bertugas mendampingi manajemen RSUD Masohi selama dua hari belakangan ini, Zahlul mengungkapkan pihaknya bersama RSUD Masohi telah memutuskan strategi pembelian obat di luar Rumah Sakit yang tak harus dalakukan keluarga pasien. 

"Mulai saat ini pasien tidak boleh diberikan resep, tetapi pihak rumah sakit yang mencari obatnya. Jadi (keluarga) pasien tidak lagi dibebani untuk mencari obat (di luar)," ungkapnya. 

Untuk memuluskan rencana tersebut pihak RSUD Masohi melakukan kerja sama dengan PBF (pedagang besar farmasi) lokal. 

"Kalau (PBF) layak, Direktur sebagai PPK mengeluarkan SPK dengan modal itu pihak instalasi farmasi, bila ada pemenuhan obat secara darurat pihak rumah sakit langsung memesan ke PBF lokal," tandasnya. 

Zahlul juga menyampaikan bahwa Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir memiliki sikap yang serius untuk menyelesaikan masalah masalah kesehatan salah satunya RSUD Masohi.