Angka Kemiskinan Maluku Tengah Naik, Tapi Trennya Terendah di Maluku

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,-Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua mengatakan kemiskinan di Maluku Tengah mengalami tren kenaikan pada tahun 2021. 

Hal itu disampaikan Abua kepada DPRD Maluku Tengah dalam Paripurna LKPJ, di Masohi, Senin 11 April 2022. 

Bupati menyebut, salah satu masalah mendasar  yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah adalah mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. 

"Tahun 2021 (kemiskinan) mengalami peningkatan menjadi 19,84 persen," ujar Abua. 

Tahun sebelumnya kata Abua, tingkat kemiskinan di Kabupaten Maluku Tengah telah mengalami penurunan dari 20,04 persen pada tahun 2019 menjadi 19,83 persen pada tahun 2020. 

Meski begitu Abua mengatakan, semua Kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku mengalami peningkatan angka kemiskinan akibat dampak pandemi COVID-19. 

Namun tren kenaikan angka kemiskinan di Maluku Tengah terendah di Maluku. 

"Soal kenaikan angka kemiskinan Kabupaten Maluku Tengah merupakan daerah yang mengalami peningkatan terkecil atau hanya sebesar 0,01 persen," tandas Abua. 

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan terjadinya resesi ekonomi di tingkat nasional dan daerah pada tahun 2020. 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 sebesar minus 2,07 persen, dan Provinsi Maluku sebesar minus 0,92 persen, sementara pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maluku Tengah sebesar minus 0,4 persen. 

Melalui program Pemulihan Ekonomi yang dilakukan, pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi kembali menunjukan pertumbuhan positif. 

"Hal ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maluku Tengah yang meningkat menjadi 3,22 persen pada tahun 2021," tutup Abua.