Foto Istimewa.

"Alfarizy Lestaluhu" Putra Asal Malteng Wakili Maluku di Paskibraka Nasional 2024

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Maluku Tengah, Muhammad Fahry Alfarizy Lestaluhu, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024.

Fahry Alfarizy merupakan anak dari pasangan suami istri Jamaludin Lestaluhu berprofesi sebagai sopir Oto dan Aisyah berprofesi sebagai guru SD 29 Maluku Tengah. 

Alfarizy menjadi calon Paskibraka Nasional 2024 setelah mengikuti seleksi ketat dari tingkat kabupaten Maluku Tengah dan provinsi Provinsi Maluku sejak Februari sampai Mei 2024 lalu.

Dari hasil seleksi itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kemudian melakukan verifikasi pada 9-13 Juni 2024. 

Nama Alfarizy Lestaluhu pun akhirnya muncul sebagai calon Paskibraka Nasional 2024 mewakili Provinsi Maluku. 

Hal itu disampaikan Johanes Noya, Kepala Kesbang Pol Kabupaten Maluku Tengah di Masohi, Jum'at 5 Juli 2024. 

"Alfarizy Lestaluhu akan bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 mendatang sebagai Paskibraka Nasional," ujar Noya. 

Diketahui, sebanyak 76 Paskibraka 2024 tingkat nasional yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-79 RI di IKN terdiri dari 38 putra dan 38 putri dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Setelah terpilih, Paskibraka Tingkat Pusat akan mengikuti Pemusatan Diklat Paskibraka di Jakarta mulai 12 Juli 2024 mendatang sebelum diberangkatkan ke IKN.

"Nanti setelah mengikuti pemusatan latihan, mereka akan diberangkatkan ke Ibu Kota Negara melalui Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), pada 10 Agustus 2024," jelasnya. 

Nantinya Paskibraka Nasional akan bertugas dalam Upacara HUT RI ke-79 yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) perdana di IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Selain satu putra Maluku Tengah wakili Maluku di Paskibraka Nasional, Noya menyebut terdapat lima putra putri Maluku Tengah lainnya ikut dalam Paskibraka Provinsi Maluku di Ambon. 

Mereka diantaranya Madzwal Ali Tawainella, Marfel Jaftoran, Ramdhani Ladhing Pratama Ngangun, Bintang Trifena Parihala dan Karen Kezia Bano.