-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Liputan Malteng 2026
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Minimnya infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Negeri Wassu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), menjadi sorotan tajam dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Rabu 20 Mei 2026.
Anggota DPRD Malteng dari Fraksi PKB, Nirmala Pattikawa, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Malteng untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi memprihatinkan yang dialami masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam rapat paripurna yang beragenda penyerahan Rekomendasi Hasil Kerja Pansus LKPJ Bupati ini, legislator asal daerah pemilihan Lease (Pulau Haruku, Nusalaut, dan Saparua) tersebut mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kondisi Negeri Wassu yang dinilai masih tertinggal.
"Beta (saya) di sini di kursi terhormat ini bisa ada di ruang paripurna semata-mata karena rakyat. Tapi sayangnya, Indonesia sudah merdeka sejak 1945, namun masyarakat di Negeri Wassu masih tertinggal," ujar Nirmala saat menyampaikan aspirasinya di hadapan perwakilan Bupati Maluku Tengah.
Akses yang Mengancam Nyawa
Nirmala memaparkan kondisi nyata yang dialami warga, khususnya di musim timur. Saat ini, satu-satunya akses jalan menuju kota bagi warga Wassu hanyalah melalui jalur Omah. Kondisi di jalur tersebut sangat membahayakan keselamatan warga.
"Sangat miris, mereka hanya melewati sungai dengan jembatan darurat dari batang pohon. Untuk menyeberang, warga harus memanjat dan menggunakan tali. Sudah ada kejadian warga yang jatuh hingga meninggal dunia," ungkapnya dengan nada emosional.
Selain akses jalan, Nirmala juga menyoroti kondisi fasilitas pendidikan dan layanan umum di Negeri Wassu yang dinilai jauh dari kata layak. Ia menegaskan bahwa masyarakat Negeri Wassu adalah bagian integral dari Kabupaten Maluku Tengah yang berhak mendapatkan hak yang sama atas pembangunan.
Desakan Tindakan Nyata
Menanggapi kondisi tersebut, Nirmala mendesak Pemda Malteng, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk segera turun langsung meninjau lokasi. Ia berharap pemerintah tidak sekadar mendengarkan laporan di atas kertas, melainkan melihat realita di lapangan.
"Mohon kiranya ini menjadi perhatian penuh Pemerintah Maluku Tengah. Jangan biarkan saudara-saudara kita di Wassu terus-menerus terisolasi," tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Nirmala berharap pada tahun anggaran 2027 mendatang, pembangunan infrastruktur di Negeri Wassu sudah menjadi prioritas utama.
"Kami ingin agar di tahun 2027, masyarakat Negeri Wassu sudah bisa menikmati fasilitas umum yang layak dan memadai, sebagaimana masyarakat di wilayah lain," tutupnya.