456 Peserta Ikut Kejuaraan Karate Piala Kepala Kemenag Malteng CUP Seri I, Ada Dari Tual

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Sebanyak 456 atlet karate dari berbagai wilayah di Maluku berkumpul di GOR Nusantara Masohi untuk memperebutkan gelar juara dalam ajang "Kejuaraan Karate Piala Kepala Kemenag Maluku Tengah Seri 1 Tahun 2026". 

Kejuaraan perdana ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2026.

Ketua Panitia, La Hasanuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa antusiasme peserta pada seri perdana ini sangat luar biasa. 

Tercatat sebanyak 456 atlet berasal dari 17 perwakilan perguruan karate, dojo, maupun ranting.

"Peserta terbagi dalam dua kategori utama, yakni Kategori Open sebanyak 392 atlet dan Kategori Festival sebanyak 150 atlet, dengan total 54 kelas pertandingan," ujar La Hasanuddin. 

Ia menambahkan bahwa cakupan wilayah peserta mencakup gabungan dari Pulau Seram dan Pulau Ambon, bahkan turut dihadiri kontingen dari Kota Tual.

Kejuaraan kali ini mengusung tema "Karate untuk Harmoni Menggapai Prestasi dalam Keberagaman". 

Menurut Hasanuddin, tema ini dipilih sebagai refleksi bahwa karate bukan sekadar olahraga, melainkan sarana menyatukan perbedaan dan membangun karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Tengah yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha (KTU), Ibrahim S. Wailissa, menekankan pentingnya kaitan antara olahraga dan nilai-nilai spiritual. 

Ia menyatakan bahwa Kemenag memiliki tanggung jawab moral untuk merawat harmoni sosial melalui penguatan moderasi beragama.

"Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, tetapi bagaimana kita menjalankan ajaran agama secara bijaksana dan menghormati perbedaan. Dalam karate, kita belajar disiplin, pengendalian diri, dan rasa hormat. Nilai-nilai ini sangat selaras dengan semangat moderasi beragama," ungkap Ibrahim.

Ia berharap para atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menjadi agen perdamaian di masyarakat. 

"Jadilah anak-anak Maluku Tengah yang kuat fisiknya, matang emosinya, santun perilakunya, dan kokoh nilai spiritualnya," tambahnya.

Apresiasi senada juga datang dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Mewakili Bupati, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Umar Sopalatu, menyatakan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini.

"Aura semangatnya terasa sekali. Ini menandakan bahwa olahraga karate di Maluku Tengah akan terus hidup dan berkembang. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi Kemenag dan LEMKARI Maluku Tengah yang telah menggagas wadah pembinaan bagi bibit-bibit atlet berprestasi ini," ujar Umar.

Umar juga mengingatkan para atlet bahwa lawan terbesar dalam pertandingan sebenarnya adalah diri sendiri. Melalui arena ini, para generasi muda belajar tentang keberanian dan semangat pantang menyerah.

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. 

Sumber dana kegiatan berasal dari uang pendaftaran peserta serta dukungan sponsorship dari PT Pegadaian Masohi, PT Adira Finance, Bank Maluku Malut, donatur Toko Hukum Murah, serta sumber lain yang sah.

Pihak panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kemenag Malteng, Pemerintah Daerah Malteng, FORKI Maluku dan Malteng, Pengcab LEMKARI Malteng, serta Majelis Sabuk Hitam yang telah bekerja keras menyukseskan Kejuaraan Karate Seri I ini.