oleh

Disubsidi Pemda, Bupati Minta Pemneg Daftarkan Warganya di BPJS Kesehatan

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua meminta Pemerintah Negeri (Pemneg) untuk mengakomodir warga tidak mampu guna didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Nantinya warga yang terakomodir dan terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan iurannya ditanggung Pemerintah dengan Dana Sharing Pemda. Selain itu Pemneg juga bisa anggarkan lewat Dana Desa.

“Saya harap Bapa Raja atau Kepala Pemerintah Negeri maksimal daftarkan warga kurang mampu sebagai peserta ke BPJS Kesehatan. Nanti iurannya bisa dari Dana Desa dan Dana Pemerintah Daerah,” ujar Bupati kepada 15 KPN saat lakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kecamatan Amahai, 15 hingga 16 Oktober 2020.

Bupati mengatakan, daftar sebagai peserta BPJS Kesehatan merupakah hal yang sangat penting. Mengingat banyak manfaat yang diterima dikala sakit menerpa sesorang.

Pasien kata Bupati, tidak akan keluarkan banyak uang karena pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS kesehatan gratis.

“Ini (BPJS) sangat penting saya harap bapa Raja, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri. Saat warga sakit dan sudah terdaftar sebagai peserta kesehatan maka berobat di Rumah Sakit manapun yang kerja sama dengan BPJS maka bapa ibu tidak keluarkan banyak biaya,” harapnya.

Pemerintah Maluku Tengah memproyeksikan 21.762 peserta BPJS Kesehatan dibiayai dengan anggaran Pemerintah Daerah. Setiap Negeri diminta mengusulkan warga kurang mampu untuk mendapatkan kepesertaan BPJS yang urannya ditanggung pemerintah.

Saat ini mayoritas Negeri-Negeri telah mendaftarkan warganya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Meski ada dana pemda yang dikucurkan untuk bayar uran BPJS Kesehatan, Namun Pemneg diminta menyiapkan dana desa untuk biayai sebagian warga yang belum terakomodir di BPJS Kesehatan subsidi Pemda.

Komentar