oleh

Salur Bantuan Covid, Bupati Malteng Kunjungi 11 Negeri Di Kecamatan Amahai

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Bupati Maluku Tengah (Malteng), Tuasikal Abua, didampingi Ketua TP PKK Malteng, Amin Ruati Tuasikal kembali menyapa warga Maluku Tengah dalam kegiatan kunjungan kerja.

Kunker kali ini Bupati dua periode itu menyambangi 11 Negeri dari 15 Negeri yang tersebar di Kecamatan Amahai, Kamis 15 Oktober 2020.

11 Negeri yang dikunjungi itu diantaranya, Negeri Soahoku, Amahai, Haruru, Sehati, Makariki, Hatuhenu, Nuanea, Holo, Banda Baru, Nueletetu, Negeri Yafila.

Sementara Empat Negeri sisa seperti Rutah, Yanuelo, Negeri Sepa dan Tamilouw, akan dikunjungi pada Jum’at 15 Oktober 2020 besok.

Dalam kunjungan itu, Bupati Abua bersama Ketua TP PKK menyerahkan sejumlah bantuan Covid-19.

Baik itu berupa bansos beras, bantuan beras untuk fakir miskin dan janda, bantuan untuk papalele (cool box), alat pancing untuk nelayan, penyerahan kartu BPJS subsidi Pemda, penyerahan kupon pasar murah dan penyerahan Hand Traktor untuk petani, serta penyerahan bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil.

Selain pemberian bantuan, dalam kunker itu juga TP PKK bekerja sama dengan Dinas Kesehatan lakukan pengobatan gratis di beberapa tempat.

Setiap menyambangi Negeri dan bertatap muka bersama masyarakat protokol Kesehatan selalu diutamakan.

Bupati mengingatkan warga untuk selalu mawas diri yang tinggi untuk menghindari terjangkit virus corona.

“Setiap kunjungan dan bertatap muka dengan masyarakat selalu saya tekankan penerapan protokol Covid-19. Seperti cuci tangan, pakai masker dan tidak berkerumunan dalam jumlah banyak,” kata Abua.

Bupati mengatakan warga jangan termakan isyu hoax tentang tidak ada corona. Dia mengatakan saat ini sejuta lebih orang diseluruh dunia meninggal karena corona.

“Jangan anggap remeh bapa ibu, covid ini nyata buktinya sudah jutaan orang meninggal karena covid, diindonesia sudah ribuan orang meninggal. Jangan percaya isyu hoax yang bilang covid-19 rekayasa, saya tegaskan covid ini ada, olehnya itu saya harap protokol covid harus diterapkan bapa ibu,” tegasnya.

Komentar