oleh

Dibangun Tiga Tahun Lalu, Puskesmas Kaswari Assilulu Belum Difungsikan

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Dibangun tiga tahun lalu dengan dana miliaran rupiah, Bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) belum juga difungsikan.

Tampak pinggiran dan depan bangunan tersebut ditumbuhi ilalang dan pepohonan. Sementara terlihat di dalam tiga bangunan yang dibangun itu tampak kosong, tidak ada mobiler atau alat-alat kesehatan.

Puskesmas tersebut terletak di Dusun Kaswari, Negeri Assilulu, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Warga setempat di temui Liputan.co.id, beberapa waktu lalu mempertanyakan tujuan pembangunan tersebut.

Pasalnya, dibangun sejak 2017 lalu dengan anggaran APBD Maluku Tengah, hingga sekarang belum juga dioperasikan.

“Ini dibangun untuk layani kita atau untuk proyek semata. Kalau untuk layani kita kenapa belum dioperasikan,” tanya salah satu warga Kaswari.

Tadinya, masyarakat merasa ada perhatian Pemerintah atas hadirnya bangunan Puskesmas tersebut, karena selama berpuluh tahun, warga setempat harus menyusuri lautan dan lebih dari sejam untuk mendapatkan layanan kesehatan di dataran Kecamatan Leihitu.

“Tadinya kita bersyukur, bakal tidak menyeberang lautan kalau ada saudara atau warga di sini sakit. karena selama ini kita harus bawa warga sakit ke Puskesmas atau Rumah Sakit di Negeri lima Atau Ambon yang harus menyeberang lewat lautan. Itupun kalau tidak ombak. Namun harapan itu belum juga terwujud karena belum ada tanda-tanda operasi,” tutur warga.

Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah, Dokter Jeni Adijaya dihubungi mengatakan, Puskesmas tersebut belum dioperasikan karena masih dalam proses perijinan di Kementrian Kesehatan. “Ia memang belum dioperasikan karena kita masih proses ijin,” tandas Adijaya.

Dia mengakui Puskesmas tersebut awal dibangun tahun 2017, namun dikatakan proses pembangunannya dilakukan secara bertahap dalam tiga tahun terakhir. Hal itu lantaran anggaran yang dibutuhkan sangat besar.

Bahkan kata dia, tahun 2019 ada tambahan lagi bangunan rumah dokter untuk memenuhi persyaratan ijin operasi. Katanya, tahun ini pula tenaga kesehatan dan alat kesehatan serta mobiler akan disiapkan.

“Kita sementara memulai meminta nomor registrasi ijin, dan kita berproses mulai dari Kabupaten, provinsi hingga nantinya di Kementrian Kesehatan. Karena nomor registrasinya terbit dari Kemenkes” terang Jeni.

Meski begitu, Jeni mengakui tahapan mendapatkan nomor registrasi baru setingkat Kabupaten. “Tahapanya sudah di Kabupaten tinggal administrasinya aja, selanjutnya ke Provinsi dan Ke Kemenkes,” tandas Jeni.

“Dan kemudian, sarana tenaga Kesehatan, peralatan medisnya dan lain lain. Nah ini kita belanjakan di 2020 ini,” tambah Jeni.

Meski begitu, Jeni tidak memberikan kepastian kapan Puskesmas Kaswari itu akan beroperasi. “Ini kita sementara berproses untuk dapat nomor registrasi. Kita siapkan semua dulu,” tukas Jeni yang tidak menjawab kepastian operasi saat ditanyakan.

Komentar