oleh

COVID-19 Di Malteng Turun, Bupati: Tetap Bermasohi Patuhi Tiga Hal

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga Maluku Tengah, untuk tidak mengalami peningkatan signifikan kasus positif COVID-19.

Hal itu disampaikan Bupati lantaran beberapa hari belakangan, kasus COVID-19 Maluku Tengah (Malteng) alami penurunan signifikan mendekati angka 40 persen.

Penurunan kasus tersebut merupakan kerja keras Gugus Tugas Kabupaten Maluku Tengah, bersama warga setempat dalam memutus mata rantai COVID-19.

Bahkan Gugus Tugas pusat menurunkan status Maluku Tengah dari resiko tinggi ke sedang.

“Dari hari ke hari, ada penurunan (positif COVID-19), ini akibat dari penanganan dan kepatuhan sangat serius, tadinya kita sudah dari zona merah jadi ping. Mudah-mudahan di RS Ishak Umarella sangat cepat sembuh dan di Masohi juga sembuh, dan menurun (positif),” ujar Abua.

Pernyataan Abua disampaikan kepada Awak Media usai mengikuti virtual meeting, rapat koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Pandemi Covid-19 bersama Bupati/Walikota se-Maluku dan Malut bersama Gugus Tugas (Gustu) Nasional diantaranya Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Menteri Kesehatan, dr Terawan Putranto, Senin 6 Juli 2020.

Meski begitu, Abua tidak berpuas hati dan dan Ia memastikan jajaranya dari tingkat Kabupaten, hingga Negeri, tetap konsisten memtutus mata rantai COVID-19.

Namun yang paling terpenting diharapkan Abua, bahwa masyarakat secara gotong-royong atau selalu bermasohi dengan Gugus Tugas untuk cegah penularan COVID-19 dengan mematuhi tiga Hal. Yakni cuci tangan yang rutin, selalu pakai masker saat keluar rumah dan tetap jaga jarak.

“Intinya saya imbau mari bermasohi putus mata rantai COVID. Patuhi tiga hal protokol COVID-19 yakni pakai masker, jaga jarak, cuci tangan. Kalau masyarakat tidak ikut protokol, biar kasus sembuh COVID-19 terus naik, bisa juga bersamaan dengan positif baru. Jadi mari bergotong royong patuhi protokol kesehatan,” harap Abua.

Sekilas ke belangkang, beberapa waktu lalu, 22 Juni 2020, angka kasus terkonfirmasi COVID-19 di Maluku Tengah menyentuh 101. Namun tak selang tiga hari kemudian, angka itu turun jadi 98 kasus dan bertahan hingga 29 Juni 2020.

Selanjutnya, pada tanggal 30 Juni 2020, positif COVID-19 Maluku Tengah naik satu anggka, jadi 99 Kasus. Namun kemudian pada tanggal 4 Juli 2020, angka kasus positif terjun bebas alias sembuh sebanyak 31 kasus dan 68 masih terkonfirmasi positif.

Sementara itu data per tanggal 4 hingga 6 Juli 2020, kasus positif COVID-19 Maluku Tengah masih tetap bertahan di angka 68 kasus.

Komentar