oleh

Semua Pihak Harus Sukseskan Reforma Agraria di Maluku Tengah

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Reforma Agraria atau disebut juga pembaruan agraria adalah proses restrukturisasi atau penataan ulang susunan kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria khususnya tanah.

Secara Nasional, Reforma Agraria, dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang dimaksudkan untuk melakukan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan asset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat.

Karena memiliki dampak yang besar terhadap kesejahteraan, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, mengaku akan menggerakan jajarannya untuk bekerja maksimal dan dukung Badan Pertanahan Nasional di Maluku Tengah dalam mensukseskan reforma agraria tersebut.

Dikatakan, dalam tataran operasional, reforma agraria dilaksanakan melalui legalisasi aset tanah bagi masyarakat dan penataan akses masyarakat terhadap sumber-sumber okonomi dan politik yang memungkinkan warga memanfaatkan tanah secara baik.

“lni merupakan program nasional yang dirasa sangat penting, sehingga penyelenggaraan reforma agraria merupakan program bersama kita,” jelas Abua disela pembukaan rapat koordinasi penyelenggaraan Gugus Tugas Reforma Agraria Maluku Tengah di Gedung Mae Oku, Masohi, Selasa 30 Juni 2020.

“Perlu saya tegaskan kembali bahwa, reforma agraria ini merupakan sebuah komitmen dan cita-cita pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang perlu kita dorong dan laksanakan di daerah ini, sehingga tentunya sangat diperlukan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, instansi terkait serta stakeholders lainnya dalam membangun koordinasi, sinergitas, dan integrasi secara optimal guna suksesnya reforma agraria di daerah ini,” tambah Abua.

Untuk itu, Bupati Dua periode itu berharap agar koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan reforma agraria tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Sehingga nantinya melalui rapat ini, dapat membahas arah pelaksanaan reforma agraria serta mencari solusi penyelesaian isu-isu pertanahan di Kabupaten Maluku Tengah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Maluku Tengah M.Togatorop mengatakan reforma agraria menjamin asas keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Dikatakan sejauh ini BPN Maluku Tengah dalam menerapkan reforma agraria.

“Berkeadilan itu kepemilikan tanah dijamin (sertifikat). Dan sertifikat tanah itu bisa jadi aset reform. Dan dapat diagunkan di Bank bisa menjadi modal usaha. Sehingga  Salah satunya reforma agraria ini adalah legalisasi kepemilikan tanah. Itu sudah jalan, kalau tidak Covid kita bagi lagi tiga ribu lebih sertifikat gratis di Maluku Tengah,” ujar Togatorop.

Komentar