oleh

Kantor Pos Cabang Masohi Cancel Penerima BST Berstatus PNS

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Bantuan Sosial Tunai dari Kementrian Sosial RI mulai dikucurkan kepada 12.198 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maluku Tengah, Selasa 26 Mei 2020.

PT Pos Indonesia merupakan satu dari beberapa BUMN yang dipercayakan Kemensos, untuk menyalurkan langsung BST tersebut.

Dan pada pagi tadi, seluruh Cabang Kantor Pos di Maluku Tengah, mulai membayar kepada 11.257 dari total 12.198 penerima BST di Kabupaten Maluku Tengah.

Khusus di Kecamatan Kota Masohi, Kantor Pos Cabang Masohi membayar BST ke 1301 Keluarga Penerima Manfaat.

Namun dalam proses pembayaran atau penyaluran BST, pihak kantor Pos Cabang Masohi, menemukan penerima yang dalam dokumen kependudukan terdapat orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selain itu, ada penerima yang telah mendapatkan bantuan selain BST, sehingga pembayaran dibatalkan oleh pihak PT Pos.

“Tadi ada yang didapati penerima manfaat (BST) itu berstatus PNS, dan penerima bantuan ganda atau yang sudah dapat di bantuan lain, itu memang kita tidak membayarkan,” ujar Kepala Kantor Pos Cabang Masohi, Susyan M. Lesbata, di Tribune Lapnus Masohi, Selasa 26 Mei 2020, usai membayarkan sebagian BST ke KPM.

Meski mencancel beberapa KPM yang tak berhak, diungkapkan, pihak yang dibatalkan itu tidak protes dan mengakui status keluarga yang tak berhak menerima BST.

Dia menjelaskan, dari alokasi BST kepada 1301 KPM di Kecamatan Kota Masohi, pihaknya baru sukses membayar kepada 175 KPM.

“Untuk Kecamatan Kota Masohi, alokasi BST itu sebanyak 1301 KPM. Dan tadi kita target bayar dua Kelurahan, dimana totalnya itu 352, dan yang terbayarkan atau sukses bayar hari ini baru 175,” jelas Susyan.

Proses pembayaran BST dilakukan sebulan sekali selama tiga tahap. Setiap bulan penerima BST dapat 600 ribu rupiah.

Dan yang belum sempat ke kantor pos untuk mengambil BST pada tahap satu, bisa ambil sekaligus di tahap berikutnya.

Dikatakan, proses bayar BST tahap satu tetap masih berlangsung dan dia berharap, masyarakat yang telah mendapatkan undangan untuk menerima BST, bisa langsung ke Kantor Pos terdekat dan membawa dokumen kependudukan asli.

Selain itu dia tegaskan, penerima BST tidak bisa diwakili. Hal ini Ia sampaikan lantaran, dalam proses penyaluran tadi, ada keluarga yang datang mewakili dan ditolak.

Dalam sistem pembayaran, penerima akan difoto langsung dan dimasukan dalam sistim online sebagai pertanggung jawaban penyaluran BST.

Komentar