oleh

AT Bagi Kebutuhan Pokok Ke 500 lebih Pengemudi Becak di Masohi

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Abdullah Tuasikal didampingi Istri Mirati dewaningsih, membagikan paket kebutuhan pokok ke 500 lebih pengemudi becak yang tersebar di Kota Masohi, Maluku Tengah, Rabu 13 Mei 2020.

Selain kebutuhan pokok, pria yang akrab disapa AT itu, juga membagikan masker dan hand sanitizer ke tukang becak tersebut. Dikatakan pula paket kebutuhan pokok yang disediakan sebanyak 750.

AT dan Istri juga terlihat membagikan hand sanitizer ke pemerintah Kecamatan, lima Kelurahan dan Koramil serta Polsek di Kota Masohi

Penyerahan hand sanitizer oleh Mirati Dewaningsih ke kepala Kecamatan Kota Masohi, Wahda. (Photo Kayum/Liputan).

Kegiatan sosial pribadi AT yang dikemas dalam Nasdem Peduli COVID-19 tersebut, berlangsung di Pulomas, Kompleks Apui Kelurahan Ampera, Kota Masohi.

Abdullah Tuasikal saat diwawancara Awak Media disela bagikan bahan pokok ke tukang becak. (Photo Kayum/Liputan).

Usai bagikan paket ke pengemudi becak, AT yang juga anggota DPR RI dari Partai Nasdem itu kepada sejumlah Awak Media mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan, merupakan bentuk kepedulian secara pribadi dan dari partai untuk menyentuh warga kalangan bawah yang terdampak ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Fose bersama AT dengan ratusan pengemudi becak dan sejumlah kepala kelurahan, Kapolsek dan Kepala Kecamatan. (Photo Kayum/Liputan).

“Ini kita punya kegiatan sosial pribadi, Kebetulan saya ada di partai Nasdem, anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Dapil Maluku. Kita punya kepedulian tapi tidak terlepas dari Partai kita. Apalagi arahan ketua umum Surya Palo kepada seluruh pengurus partai dan anggota DPR, yang kembali ke Daerah Pemilihan agar laksanakan kegiatan sosial soal COVID-19,” jelas AT.

Pembagian paket bahan pokok yang memprioritaskan pegemudi becak kata AT, karena pengemudi becak salah satu kelompok profesi yang sangat terdampak ditengah COVID-19.

“Kenapa ke tukang becak, saya punya pengalaman di daerah ini dan pekerjaan tukang becak itu pekerjaan terakhir. Dan orang tukang becak itu orang yang kita sadar punya kepepet ekonomi,” kata AT.

“Kenapa saya pilih tukang becak, karena sampai hari ini, walaupun sebelum dan saat COVID-19 mereka masih ada di jalan tunggu penumpang. Dan saat ini hampir tidak ada penumpang. Untuk itu, tukang becak jadi skala prioritas kita, agar di masa virus ini mereka bisa bertahan,” tambahnya.

Dikatakan pekerjaan sosial yang dilakukan akan selalu berjalan. “ini memang hidup saya, kita ini pekerja sosial. Bukan karena jadi anggota DPR. Insya Allah ini selalu berjalan,” tandas AT.

Disela itu, AT mengungkapkan bahwa selama masa pandemi Dia sering menyempatkan waktu untuk sosialisasi ke warga agar tetap patuh pemerintah untuk tetap jalankan protokoler kesehatan ditengah COVID-19.

Komentar