oleh

Bejat! Pria Ini Perkosa Anak Perempuan Difabel Di Haruo

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Bunga bukan nama sebenarnya, anak perempuan berumur 12 tahun berfisik difabel diperkosa oleh lelaki berinisial ML, Minggu 23 Februari 2020.

Perlakuan bejat ML dilakukan di Dusun Haruo Desa Rutah Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah.

Nasib Bunga seperti pepatah, sudah jatuh tertimpah tangga. Bunga dengan kondisi fisik tidak sempurna dan bisu itu, hanya bisa memaksakan suaranya keluar karena menjerit kesakitan saat disetubuhi ML.

Teriakan Bunga didengar Tantenya berinisial WL. WL tersentak bergegas ke kamar dimana Bunga diperkosa ML. Saat itu WL lantas memeluk Bunga yang dalam kondisi lemas tak berdaya bahkan saat dipeluk darah terus bercucuran dari MV Bunga.

Namun sayang, Pelaku sudah lebih dulu melarikan diri saat korban ditemukan dalam kondisi berdarah itu.

“Ia benar ponakan saya diperkosa. Dia sangat trauma, saya sendiri sebagai mama bungsu (tante) temukan dia saat dengar teriak anak dari dalam kamar. Saya syok liat anak kami dibuat seperti itu. Saya saat itu peluk dia dan dia menangis dalam keadaan darahnya terus mengalir dari …(MV),” tutur WL kepada Liputan.co.id, via Telepon, Senin 24 Februari 2020. WL kerupakan saudara kandung dari Ibu korban.

WL juga menyampaikan saat ini kondisi korban sangat trauma. Bahkan dikatakan, saking trauma, Korban enggan dibawakan ke RSUD untuk mendapat perawatan medis. “Dia trauma pak. Tadi mau dibawakan ke Rumah Sakit untuk dijahit ….(MV) dia tidak mau,” jelas WL.

Mewakili keluarga besar korban, WL minta pelaku dikenakan pasal yang memberatkan hukuman. “Kami ingin pelaku biadab itu dihukum berat pak,” tegas WL.

Sementara itu, kedua orang tua korban belum dapat dihubungi.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani langsung Polres Maluku Tengah dalam hal ini bagian PPA dan saat ini pelaku ML sudah diamankan di sel tahanan Polres jalan Siwabessy, Masohi Maluku Tengah.

“Pelakunya sudah diamankan dan perkaranya sudah ditangani PPA Polres Maluku Tengah,” kata Kapolres Maluku Tengah AKBP Hendrik Purwono via WhatsApp, Senin 24 Februari 2020.

Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah AKP Syahirul Awab dihubungi memastikan kasus tersebut menjadi perhatian serius untuk diusut. “Iya kami pasti atensi untuk kasus kasus seperti ini, tapi mutuskan nanti kan hakim,” tandas Syahirul.

Komentar