oleh

Bambang Tersangka Karena Terima Fee Proyek SMA 3 Masohi

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Bambang S, diputuskan sebagai tersangka bersama La Ambo terkait kasus dugaan Korupsi pembangunan gedung SMA 3 Masohi.

Hal itu berdasarkan hasil gelar perkara penetapan tersangka yang dilakukan oleh Penyidik Polres Maluku Tengah pada Rabu, 8 Januari 2020.

“Hasil gelarnya itu penetapan tersangka. Tersangkanya dua, Bambang dan La Ambo. Keduanya sebagai Kontraktor dan Sub Kontraktor ,” kata Purwono kepada Liputan.co.id melalui sambungan telepon, Rabu 8 Januari 2020.

Bambang dalam pengerjaan proyek miliar rupiah itu tidak terlibat langsung. Namun perusahaannya bernama CV Citra Pratama dipinjam pakai oleh La Ambo untuk mengerjakan proyek tersebut.

Bambang turut diseret bersama La Ambo sebagai tersangka karena yang bersangkutan terima Fee dari keuntungan Ambo atas pengerjaan proyek tersebut.

“Yang bersangkutan (Bambang) mengambil fee. Kurang lebih 10 hingga 15 persen. Dan Feenya dia nikmati sendiri,” ungkap Kapolres saat ditanya keterlibatan Bambang dalam kasus tersebut, Jum’at 10 Januari 2020.

Dia menjelaskan, pengerjaan proyek SMA 3 Masohi dengan nilai proyek 2,9 Miliar yang berujung pada kerugian negara sebesar Rp.227.271.000 itu, disebabkan karena La Ambo diduga mengurangi volume dari RAB yang tertera dalam Kontrak Tahun Anggaran 2015 tersebut. “Volumenya dikurangi dari RAB,” singkat Purwono.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Syahirul Awab mengatakan soal ada keterlibatan pihak lain selain Ambo dan Bambang, pihaknya mengatakan tergantung hasil pengembangan kasus. “Tapi nanti kalau kami kembamgkan, mulai dari perencanaan proses lelang semuanya bisa terjadi (dapat tersangka lain), namun lagi kami tegaskan bawa penambahan tersangka lain tergantung alat bukti yang kuat,” tandas Syahirul.

Sementara itu, Bambang yang ditemui Liputan.co.id di kediamannya, Kelurahan Lesane Kota Masohi, enggan beri komentar. Dia hanya mengatakan akan ada waktu untuk dia menanggapi terkait statusnya yang kini sebagai tersangka. “Terus terang saya kaget bisa ditetapkan sebagai tersangka. Nanti saya akan tanggapi lebih jelas, beri saya waktu,” kata Bambang.

Komentar