oleh

Komisi I DPRD Malteng Temui Kajari dan Kapolres, Ini Yang Dibahas

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Komisi satu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Maluku Tengah,  mengunjungi dua kantor Aparat Penegak Hukum yang berkedudukan di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah,

Dua kantor APH yang dikunjungi Komisi I adalah Mapolres Maluku Tengah (Malteng) dan Kantor Kejaksaan Negeri Malteng. Kunjungan tersebut, Komisi I bertemu langsung dengan Kapolres Malteng AKBP Hendrik Purwono dan Kajari Malteng Juli Isnur.

Dalam pantauan Liputan.co.id, pertemuan tersebut berlangsung di ruang Kajari Malteng. Baik Juli Isnur dan Hendrik Purwono dan rombongan Komisi saling tukar pendapat soal beberapa hal terutama soal pencegahan korupsi Dana Desa dan Kamtibmas.

Sebelumnya, Ketua dan Koordinator Komisi I, Zeth Latukarlutu dan Fatzah Tuankotta bersama anggota melakukan pertemuan dengan Kapolres, AKBP Hendrik Purwono di Mapolres Malteng jalan Siwabessy, Kota Masohi.

Selama kurang lebih satu jam pertemuan bersama berlangsung, Juli Isnur selaku Kepala Kejaksaan mengapresiasi kunjungan Komisi I.

Dia melihat ada potensi masalah besar soal penggunaan Dana Desa di Malteng yang perlu dilakukan pencegahan sebelum terjadi penyelewengan.

“Pertemuan tadi bagus, ada ide dari Pa Kapolres dan saya sendiri (Kajari) dan didukung DPRD. Ini terkait bagaimana menyelesaikan masalah masalah ADD maupun Dana Desa  yang ada. Dalam waktu dekat kami komunikasi dengan Pa Bupati, akan diundang seluruh Raja Raja di Maluku Tengah, untuk bagaimana pencegahan masalah penggunaan Dana Desa ini,” ujar Isnur.

Pose foto bersama usai pertemuan di ruang Kajari Malteng. Dari kiri Kasi Intel Kejari Malteng, Karel Benito, Kasat Reskrim Polres Malteng AKP Syahirul Awab, Arman Mualo, Zeth Latucarlutu, Dedy Junaedy Sopaliu, AKBP Hendrik Purwono,Fatzah Tuankotta, Juli Isnur, Syafii Boeng, Welljob Helldy Putuhena, Subhan Nur Patta, dan Kasi Riksa Kejari Malteng Vektor Mailoa. (Kayum/Liputan.co.id).

Sementara itu, AKBP Hendrik Purwono juga mengapresiasi kunjungan Komisi I, baginya tugas Polisi, selain sebagai penegak hukum dan juga sebagai pengayom masyarakat maka, pihaknya perlu ada formulasi dari diskusi dengan komisi I dan Kajari itu untuk tetap bersinergi melihat dan memelihara kamtibmas di Maluku Tengah.

“Masalah keamanan, tadi sudah berbincang-bincang dengan Komisi I, bagaimana kita menyikapi situasi kamtibmas di Maluku Tengah. Bagaimana kita ciptakan pola pola yang intinya tetap Maluku Tengah atau Kota Masohi ini selalu Kondusif,” tandas Purwono.

Ketua Komisi I, Zeth Latucarlutu menjelaskan pertemuan tersebut adalah pertemuan silaturahmi.

“Ini tugas awal Komisi I di Januari 2020. Dan bersama mitra yang dalam hal ini soal Hukum. Kita tindaklanjuti surat surat masuk dan beberapa temuan lapangan,” jelas Latucarlutu.

Politisi PDIP itu menambahkan bahwa ada beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Termasuk seperti apa yang disampaikan oleh Kajari dan Kapolres.

“Dan yang paling penting dalam pertemuan itu adalah melihat lebih jauh masalah di Desa. Dimana kita tahu bahwa sumber daya di desa desa banyak masih terbatas terkait soal penggunaan Dana Desa. Sehingga kami dalam pertemuan tadi kita berbincang kira kira pola seperti apa untuk kita mencegah masalah Dana Desa itu terjadi. Prinsipnya Komisi I sangat mendukung langkah Kajari dan Kapolres untuk menciptakan pencegahan penyalagunaan Dana Desa,” tukas Latucarlutu.

Sejumlah anggota Komisi I yang ikut dalam pertemuan tersebut diantaranya Subhan Nur Patta, Syafii Boeng, Arman Mualo, Welljob Helldy Putuhena dan Dedy Junaedy Sopaliu.

Komentar