oleh

Komisi IV Inspeksi Mendadak Di RSUD Masohi, Ini Yang Ditemukan

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Maluku Tengah, melakukan pemeriksaan atau inspeksi mendadak terkait sistem pelayanan di RSUD Masohi yang berlokasi di Jl. dr. G. A. Siwabessy, Namaelo, Kota Masohi Maluku Tengah, Selasa 7 Januari 2020.

Inspeksi mendadak atau yang biasa disebut sidak itu dilakukan sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Dan dipimpin langsung Ketua Komisi IV Djailani Tomagola serta sejumlah anggota diantaranya, Azlan Alwi, M Jen Marasabessy, Said, Haerudin, Zain Letahiit, Yunan Malawat dan Ramli Wakano.

Saat Jailani berbaju batik lengan panjang berinteraksi langsung dengan salah satu pasien di RSUD Masohi dalam sidak Komisi IV. Selasa 7 Januari 2020, (Kayum/Liputan.co.id).

Dalam pantauan Liputan.coid, Tomagola Cs mengunjungi satu per satu ruang perawatan medis tanpa didampingi direktur RSUD Masohi Dokter Ursula Umarella.

Komisi IV juga melakukan interaksi langsung dengan para pasien tentang sistem pelayanan yang di berikan pihak Rumah Sakit kepada pasien. “Ibu selama disini bagaimana pelayanannya apakah masih baik atau tidak,” tanya Jailani. Dan pasien spontan menjawab pertanyaan jailani dengan kata “pelayanan masih baik,” jawab salah satu pasien.

Jailani dan Ajlan secara langsung mengecek data pasien yang tercover di meja pelayan.(Kayum/Liputan.co.id).

Komisi juga memfokuskan pertanyaan terkait pasien yang masuk RSUD menggunakan BPJS atau Umum.

Jailani Cs juga menyarankan pasien yang masuk dengan BPJS untuk tidak segampang menerima arahan pihak RSUD agar beli obat di luar Rumah Sakit. “anggaran BPJS dari Pemda kita (DPRD) yang setujui dan anggarannya besar, saya harap kepada bapa ibu untuk meminta kejelasan karena itu hak bapa itu kepada RSUD, kalau diarahkan beli obat di luar,” kata Politisi asal Fraksi Demokrat itu kepada para pasien yang masuk RSUD Masohi menggunakan BPJS.

Komisi juga menemukan sarana kenyamanan di beberapa ruang dalam hal ini kelas satu, yang menurut komisi masih belum nyaman. “Kita lihat di ruang kelas satu ini hanya kipas angin. Kita yang sehat masuk saja rasa panas. Gimana ya harusnya kelas satu harus fasilitas memadai dan dipasang AC,” ujar Anggota Komisi IV asal Fraksi Golkar, Said.

Meski begitu mayoritas Anggota Komisi IV yang Sidak itu mengapresiasi RSUD Masohi yang sudah berbenah untuk kebersihan lingkungan RSUD.

Setelah kurang lebih sejam Komisi IV lakukan sidak, Jailani Cs langsung melakukan pertemuan dengan manajemen RSUD Masohi. Baik Direktur hingga para kepala ruangan.

Untuk memastikan sejumlah tramsaksi keuangan dari hasil pelayanan di RSUD berjalan transparan, Komisi meminta data penyetoran terakhir dari pihak RSUD ke Kas Pemda Malteng.

“Kami minta jumlah klim (tagihan ke) BPJS. Ini kita jalankan tugas pengawasan. Dan kami minta data pasien umum dan pasien BPJS. Kita ingin pastikan stor ke Daerah dari hasil pelayanan berjalan transparan olehnya itu kwitansi penyetoran beberapa hari terakhir kami minta,” kata Jailani meminta data itu kepada Direktur RSUD Masohi.

Suasana pertemuan Komisi IV dengan Manajemen RSUD Masohi usai sidak. (Kayum/Liputan.co.id).

Dalam pertemuan tersebut, Jailani juga memberikan kesempatan kepada anggota komisi IV lainnya untuk menyampaikan pendapat kepada Direktrur RSUD terkait hasil Sidak tersebut.

Pihak RSUD Masohi harus memperbaiki pelayanan. memastikan pelayanan yang konsisten, baik di waktu malam maupun siang. Memberikan kenyamanan kepada pasien dan diminta sediakan tempat sampah kering di setiap ruangan.

Komentar