oleh

KNPI Malteng Kubu Sah Alim Resmi Dilaporkan Ke Polisi

MALTENG LIPUTAN.CO.ID-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Tengah (Malteng) versi Sukri Wailissa resmi melaporkan DPD II KNPI Malteng yang berada dibawa Pimpinan Sah Alim Latuconsina, ke Polres Maluku Tengah.

Laporan tersebut diajukan Sukri Cs atas nama KNPI Malteng, pada siang tadi Rabu 2 Mei 2018. Sukri Wailisa kepada Media di Kota Masohi, Malteng, mengatakan, perihal laporan yang diajukan terkait dengan indikasi pelanggaran hukum yakni rencana Musda dan penggunaan atribut KNPI oleh kubuh Latuconsina, yang menurut Wailisa, Latuconsina Cs tidak berhak membawa nama KNPI.

Kata Wailissa, saat ini KNPI tidak lagi dua kubu. Wailissa mengungkapkan KNPI Latuconsina Cs yang berada dibawa ketua umum KNPI Fahd El Fouz Arafiq, sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas penggunaan logo KNPI secara ilegal dan kasus tersebut telah dilakukan gelar perkara sebagaimana isi surat pemberitahuan DPP KNPI nomor 1092 per tanggal 16 Maret 2018 yang ditanda tangani oleh Muhammad Rifai Darus ketua Umum dan Sirajudin Abdul Wahab Sekjen KNPI Pusat.

“menyikapi penggunaan atribut serta logo KNPI dan bendera serta pelaksanakan MUSDA KNPI secara sepihak yang direncanakan pada tanggal 7 Mei 2018, oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab atas nama Sah Alim Latuconsina yang mengaku ketua KNPI dan Frangky Haurisa Sekretaris KNPI dan kawan-kawan adalah sebuah pelanggaran hukum yang perlu ditindaklanjuti oleh Polres Maluku Tengah,” tandas Wailissa.

Ia berharao Polres Maluku Tengah harus bersikap atas persoalan tersebut. “olenya itu kami minta Polres Malteng bersikap, pertama mencabut hak penggunaan atribut DPD KNPI, kedua Penghentian Musda KNPI yang kami menganggap Ilegal dan ke tiga harus dilakukan penurunan dan pencabutan semua atribut dan bendera serta Logo KNPI,” ujarnya.

Selain itu, Alasan melaporkan KNPI kubu Latuconsina ke Polres kata Sukri, berdasarkan surat edaran dari pengurus pusat KNPI dibawa Pimpinan Umum Muhammad Rifai Darus.

“kami pastikan akan mengawal laporan yang sudah disampaikan. dan kami berharap Polres secepatnya memproses laporan kami,” harap Sukri.

Komentar