oleh

Mahasiswa Ini Meninggal Didalam Kosan Muzdalifa Masohi, Diduga Sudah Dua Hari

MALTENG, LIPUTAN.CO.ID-Seorang pria remaja asal Desa Woluw, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah, ditemukan meninggal dunia didalam kamar kos Muzdalifa, yang terletak di Jalan Makila, RT 004 Kelurahan Letwaru, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu 19 Januari 2020.

Pria tersebut bernama Syahbudin Tehuayo. Ia merupakan Mahasiswa aktif di Stia Said Perintah Masohi.

Menurut keterangan Ketua RT 004 Ali Tuahaan, bahwa Ia bukan orang pertama yang menemukan Jenazah Tehuayo.

Tuahaan baru mengetahui sekitar pukul 18.00 waktu setempat, setelah ada yang datang ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 200 meter dari TKP, untuk diberitahu tentang Jenazah Tehuayo yang ditemukan tergeletak dengan posisi tengkurap.

“Tadi sementara kerja di rumah. Ada yang datang kasih tahu. Bapa, penting ada Jenazah di kos kosan,” kata Tuahaan menirukan panggilan salah satu warga sekitar, tentang temuan Jenazah Tehuayo.

Jenazah Syahbudin Tehuayo diidentifikasi Polisi. (Kayum/Liputan.co.id).

Tuahaan melanjutkan, tetangga kosan baru mengetahui Almarhum meninggal dunia setelah tercium bau tak sedap dari arah kamar kos dimana Almarhum tinggal.

Kondisi Jenazah Tehuayo ditemukan dalam posisi tidur tengkurap. Almarhum kemudian dibalikan posisinya oleh polisi dan petugas kesehatan, terlihat kondisinya sudah berdarah di area wajah dan telinga. Sementara sebahagian badan Almarum terlihat sudah membiru. Diduga Almarhum menghembuskan nafas terakhir lebih dari 24 jam lalu.

“Dilihat dari ciri ciri dia diduga sakit sebelum meninggal. Tidak ada tanda tanda mencurigakan. Kalau riwayat kesehatan, dia asma,” kata Dokter ArKipus usai mengidentifikasi singkat Jenazah Tehuayo bersama Polisi dari Polres Maluku Tengah di TKP.

Keluarga enggan untuk dilakukan outopsi terhadap Jenazah Almarhum. Dalam pantauan Liputan.co.id, usai diidentifikasi oleh Polisi sekitar pukul 20.45 wit, Jenazah Almarhum kemudian dibawa dengan mobil Jenazah RSUD Masohi untuk kemudian dimakamkan di Desa Woluw.

Komentar

Loading...