oleh

Resmi! Bb Dan LA Tersangka Korupsi Pembangunan SMA 3 Masohi

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Penyidik Polres Maluku Tengah telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan SMA 3 Masohi yang saat ini telah beruba nomenklatur sebagai SMA 37 Malteng.

Dua orang tersebut yakni Bb dan LA. Bb dan LA sebagai pihak ketiga, yang pada tahun 2015 bertanggung jawab atas pembangunan beberapa ruang belajar SMA 3 Masohi dengan nilai proyek sebesar Rp 1,5 miliar.

Kabarnya, baik Bb dan LA ditetapkan sebagai tersangka dalam gelar perkara yang dilakukan Penyidik Polres Malteng pada Pagi tadi Rabu, 8 Januari 2020 di Mapolres Malteng.

Kabar penetapan tersangka dibenarkan Kapolres Malteng, AKBP Hendrik Purwono saat dihubungi Liputan.co.id, lewat sambungan Telepon, Rabu 8 Januari 2020. “Hasil gelarnya itu penetapan tersangka,” kata Hendrik.

Dijelaskan, mereka yang ditetapkan tersangka sebanyak dua orang. “Tersangkanya dua, Bambang dan La Ambo. Keduanya sebagai kontraktor dan Sub Kontraktor,” jelasnya.

Sementara kerugian negara dari korupsi pembangunan gedung SMA 3 itu, berkisar Rp. 200 juta lebih. “Kerugiannya dua ratus juta lebih,” uangkapnya.

Mantan Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda Maluku itu menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya melimpahkan berkas kasus tersebut ke Kejari Malteng untuk proses sidang. “Dalam waktu dekat kami limpahkan (ke Jaksa penuntut), tapi lebih dulu nanti kita ambil petunjuk jaksa seperti apa,” pungkas Hendrik.

Soal peran operandi Bb dan LA dalam pemabngunan SMA 3 Masohi yang mengakibatkan kerugian negara ratusan juta itu, Kapolres mengatakan pihakanya akan menjelaskan nanti. “Nanti konfirmasi duluh yah biar dijelaskan. Yang jelas hari ini kita gelar penetapan tersangka,” tandasnya.

Komentar

Loading...