oleh

Malteng, SBB, dan SBT Dapat Suntikan APBN 2020 Sebesar Rp. 4,877 Triliun

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Tiga Kabupaten di Provinsi Maluku, yakni Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan Kabupaten Seran Bagian Timur (SBT) mendapat alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 4,877 Triliun.

Dari Rp. 4,877 Triliun, terdapat Rp1,336 Triliun yang merupakan dana yang diberikan kepada Satuan Kerja Pemerintah Pusat atau instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah yang tersebar di tiga Kabupaten tersebut yang merupakan Wilayah Kerja dari KPPN Masohi.

Sementara Rp.3,541 Triliun merupakan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk tiga Kabupaten itu.

“Secara keseluruhan alokasi dana APBN Tahun 2020 yang disalurkan ke Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Seram Bagian Timur adalah sebesar Rp. 4,877 Triliun,” ungkap Kepala KPPN Masohi, Muhammad Indarto, saat sampaikan laporan dalam seremoni penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020 kepada satker di tiga Kabupaten tersebut yang bersumber dari APBN.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menyerahkan DIPA secara simbolis yang diterima 11 satker yang berada pada wilayah layanan KPPN Masohi, Selasa 10 Desember 2019. (Kayum/Liputan).

Khusus untuk DIPA Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa merupakan DIPA Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara sebagai dasar penyaluran dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa, Indarto menjelaskan, untuk Daerah Kabupaten Maluku Tengah dapat Rp. 1,626 Triliun, Kabupaten Seram Bagian Barat sebesar Rp. 993 Milyar dan Kabupaten Seram Bagian Timu sebesar Rp. 922 Milyar.

Indarto mengatakan, untuk mengantisipasi dan mengatasi kendala yang mungkin akan dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang tercantum dalam DIPA Tahun Anggaran 2020, perlu bercermin dan belajar dari pelaksanaan anggaran tahuntahun sebelumnya.

Dalam laporannya bahwa, perkembangan pelaksanaan anggaran tahun 2019 di ketiga kabupaten wilayah pembayaran KPPN Masohi sampai dengan tanggal 9 Desember 2019, yaitu tingkat penyerapan anggaran secara keseluruhan telah mencapai Rp1,916Triliun atau sebesar 76,6% dari total alokasi anggaran sebesar Rp2,502 Triliun.

“Dengan rincian Belanja Pegawai sebesar 93,88 persen, Belanja Barang sebesar 87,45 persen, Belanja Modal sebesar 67,57 persen, dan Belanja Bantuan Sosial sebesar 100 persen, Sedangkan sampai dengan akhir tahun anggaran diproyeksikan penyerapan anggaran akan mencapai 97 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan capaian tahun 2018 sebesar 96,45 persen ,” jelas Indarto.

Komentar

Loading...