oleh

APBD Malteng 2020 Ditetapkan Defisit, Bupati: Ditutupi Dengan Netto

MASOHI, LIPUTAN-DPRD Kabupaten Maluku Tengah bersama Pemda setempat menyepakati Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun 2020 sebesar Rp.Rp1.836.360.629.400, Minggu 1 Desember 2019, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Maluku Tengah, jalan R.A Kartini, Masohi.

Jumlah tersebut terdiri dari target pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.814.460.629.400 dan belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp1.836.360.629.400.

Angka belanja yang ditetapakan tersebut tentunya tidak sebanding dengan target pendapatan. Dimana, terjadi defisit sebesar Rp.21.900.000.000.

Bupati Maluku Tengah dalam pidatonya saat paripurna mengatakan, target belanja yang ditentukan melebihi pendapatan sehingga menyebabkan defisit, akan ditutupi dengan pembiayaan netto atau SILPA APBD 2019.

“Defisit tersebut telah ditutupi dengan Pembiayaan Neto sebesar Rp.21.900.000.000,” kata Abua.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, SH. Saat menyampaikan pidato nota RAPBD 2020 dalam rapat Paripurna yang digelar DPRD Maluku Tengah, Ahad 1 Desember 2019. (Kayum/Liputan).

Penentuan APBD Tahun 2020 dengan angka defisit tersebut juga disetujui Ketua DPRD Malteng Fatzah Tuankotta dan mayoritas Anggota.

Dalam jabaran APBD 2020, Pemda Malteng menargetkan Pendapatan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.83,4 Miliar yang bersumber dari Pajak dan Retribusi dan penerimaan lainnya.

Sementara sumber pendapatan dari Dana Perimbangan seperti bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak, serta DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU (Dana Alokasi Umum) sebesar Rp.1,4 Triliun lebih. “Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.294.443.882.400,” jelas Tuasikal.

Jumlah pendapatan tersebut akan dibelanjakan baik untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Komentar

Loading...