oleh

Belanja Pegawai Dihemat, Infrastruktur Digenjot

LIPUTAN,-Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berencana melakukan penghematan belanja pada beberapa kompenen yakni belanja pegawai serta belanja barang dan jasa. Sementara belanja infrastruktur seperti Infastrutkur kesehatan dan pendidikan diperbanyak.

Target penghematan dan penambaham belanja sejumlah kompenen dalam RAPBD 2020 tak terlepas dari dinamika kebijakan Pemerintah Pusat hal itu disampaikan Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury, saat menyampaikan nota Kebijakan Umum Anggaran, serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2020, dalam rapat Paripurna DPRD setempat di Masohi, Sabtu 23 November 2019.

“Kebijakan Pemerintah Pusat untuk Peningkatan Gaji ASN dalam APBD Tahun Anggaran 2020, Penerimaan CPNS pada tahun 2019 dan tahun 2020, Kebijakan Peningkatan Dana Dana untuk Negeri, serta alokasi anggaran untuk pengawasan, dan wajib berdiri untuk belanja modal Pendidikan dan Kesehatan, sangat berpengaruh terhadap keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2020, dan berimplikasi terhadap proporsi jumlah belanja daerah, baik Belanja Tidak Langsung maupun Belanja Langsung,” jelas Wakil Bupati.

Wakil Bupati dua periode itu juga menjelaskan, pihaknya akan mendorong pengembangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah tahun 2020.

“Kita akan fokus untuk melaksanakan berbagai program dan kegiatan terobosan pada tahun 2020 dalam 3 aspek antara lain menambahkan: Aspek Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan, Aspek Penanggulangan Kemiskinan dan Aspek Daya Saing Daerah, dengan strategi dan kebijakan,” tandas Leleury.

Sebelumnya dijelaskan target Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun 2020 ditargetkan sebesar RP. 1.814.460.629.400. Sementara belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp.1.827.543.046.540.

“Pembiayaan Netto sebagai transaksi keuangan untuk menutup defisit anggaran pada tahun 2020 sebesar Rp. 13.082.417.140,” tukas Leleury.

Komentar

Loading...