oleh

Wakil Bupati Malteng Launching Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

-NEWS-42 views

LIPUTAN,-Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury, melaunching Desa atau Negeri Amahai, Kecamatan Amahai, sebagai Negeri sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan, Senin 11 November 2019.

Seremoni pengresmian Negeri sadar BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung di Alun Alun Gedung Serbaguna Negeri Amahai itu, dihadiri langsung Asisten Deputi Direktut Budang TI Sulawesi Maluku, Maluku Utara, Suarni, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Ambon, Aliass, Asisten I Setda Maluku Tengah, Wem Istia, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Masohi Kepulauan Seram, Zipora Ilianwalit, Camat Amahai, Corneles Lekatompessy.

Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Ahamai, Fredrik Halattu, Kapolsek Amahai, IPDA Rido Masihin, Penjabat Desa Soahoku Semy Birahi, Kepala Latupati, Yulia Auayakuane Koramil 02 Amahai Pelda Ari Tuahenna.

Leleury mengatakan, Pemerintah Malteng, menyambut baik dan mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang menetapkan Negeri Amahai sebagai Negeri Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sekaligus sebagai Negeri Percontohan.

“Ini tentunya menunjukkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah membuktikan kehadirannya bagi para pekerja khususnya di Kabupaten Maluku Tengah,” ujar Leleury dalam sambutannya.

Ia berharap lewat berbagai upaya dan program kegiatan BPJS Ketenagakerjaan serta kepesertaan tersebut, dapat memberikan manfaat dan jaminan bagi masyarakat dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Asisten Deputi Direktut Bidang TI Wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Suarni mengatakan, Desa sadar BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu program Kerja Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan Tahun 2019.

“Salah satunya pendekatan jaringan sosial sehingga dapat menimbulkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, terhadap resiko kerja, hari tua maupun meninggal dunia,” jelas Suarni.

Dia juga berharap dukungan dari seluruh perangkat Negeri, BUMNeg Pendamping Desa, serta pelaku ekonomi di lingkungan Negeri Amahai, untuk bersama menjadi peserta dan juga dapat berperan sebagai brand ambasador BPJS Ketenagakerjaan dalam hal penyebaran informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat sekitar.

“Saya yakin Negeri Amahai ini dapat menjadi Negeri percontohan bagi Negeri-Negeri disekitar,” tutupnya.

Leleury serahkan santunan jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Ahli Waris peserta yang telah meninggal. (Liputan)

Diselah launching, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan uang jaminan kepada Ahli Waris peserta BPJS Ketenaga Kerjaan yang telah meninggal Dunia. Mereka diantaranya Ahli Waris atau keluarga dari Alm Yasona Yarangga, Alm Harni P. Waas dan
Ahli Waris dari Alm. Meldi M. Mekel.

Masing masing mereka menerima santunan berfariasi, Yasona Yarangga Menerima sebesar 63 Juta sembilan puluh dua ribu tujuh ratus sembilan puluh Rupiah. (Rp. 63. 92 .790).

Dengan rincian, Jaminan Kematian sebesar 24.000.000, Jaminan Hari Tua sebesar 26 .695.400. Jaminan Pensiun Senilai 397.340 plus Beasiswa Anak sebanyak 12.000.000 Rupiah.

Sementara Harni P. Waas. Menerima Jaminan Kematian santunan sebanyak Dua Puluh Delapan Juta Seratus Lima Belas Ribu Delapan Ratus Enam Puluh Enam Rupiah (Rp. 28.115. 866). Dengan Rincian. JK sebanyak Rp. 24.000.000 JHT, Sebesar Rp. 3.774.466 dan JP sebanyak 341.400 perbulan.

Sedangkan Meldi M. Mekel. Menerima total santunan sebesar 24. 098.650. dengan rincian JK atau Jaminan Kematian sebesar Rp. 24.000.000 dan Jaminan Hari Tua atau JHT sebanyak Rp. 98.650 rupiah perbulan.

Komentar

Loading...