oleh

Pengurus HMI Cabang Masohi Hasil Konfercab, Resmi Dilantik

Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Masohi Periode 2019-2020, hasil Konfrensi Cabang (Konfercab) yang ke IV, resmi dilantik, Senin 14 Oktober 2019.

Pengurus HMI Cabang Masohi, dibawa kepemimpinan Ketua Umum Azis dan Yadi Renuad selaku Sekretaris Umum itu dilantik berdasarkan SK PB HMI Nomor: 237/KPTS/A/11/1440
yang ditandatangani oleh Arya Kharisma Hardy selaku Penjabat Ketua Umum PB HMI dan Taufan Iksan Tuarita selaku Sekjen PB HMI.

Azis dan pengurusnya dilantik oleh Kabid LH PB HMI Gadri Attamimi yang mewakili Penjabat Ketua Umum PB HMI, berlangsung di Gedung Pertemuan Paguyuban Jawa, Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Seremoni pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Badko HMI Mal-Malut Tahir Wailissa, Sekretaris KAHMI Maluku Tengah Irvan Hatapayo.

HMI Cabang Masohi Kepemimpinan Azis lahir dari hasil Konfercab HMI pada bulan Mei 2019. Saat itu Azis dan Sapia Lewenussa sama sama bersaing rebut pucuk pimpinan organisasi Hijau Hitam itu. Saat itu Azis dinyatakan menang atas Lewenussa karena peroleh dukungan terbanyak.

Namun belakangan disaat Azis dan Formaturnya sedang persiapkan pelantikan, Kepengurusan HMI Cabang Masohi dengan Kepemimpinan Sapia Lewenussa dan Safrudin Katmas, selaku Ketua Umum dan Sekretaris Umum HMI Cabang Masohi, dilantik pada 27 September 2019 berdasarkan SK yang diterbitkan Sadam Al Jihad selaku Ketua Umum PB HMI hasil Kongres PB HMI Ambon 2018.

Padahal sebelumnya Sapia kala itu mengakui kemenangan Azis dalam Konfercab.

Dengan dilantiknya HMI Kepengurusan Azis maka di Kabupaten Maluku Tengah saat ini resmi terdapat dualisme organisasi Hijau Hitam atau dualisme kepengurusan HMI Cabang.

Dualisme kepengurusan HMI Cabang Masohi saat ini tidak terlepas dari guncang gancing kepengurusan HMI di tingkat Pengurus Besar. Dimana saat ini terjadi dualisme kepemimpinan di Pengurus Besar HMI.

Pengurus HMI dibawa kepemimpinan Sadam Al jihad masih mengakui sebagai kepengurusan yang sah, meski Al Jihad telah didepak atau diberhentikan sebagai Ketua Umum PB HMI berdasarkan Keputusan Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) PB HMI.

Dan kepengurusan PB HMI dibawa kepemimpinan Arya Kharisma Hardy selaku Penjabat Ketua Umum PB HMI dan Taufan Iksan Tuarita selaku Sekjen PB HMI disebut juga sebagai kepengurusan yang sah.

Usai dilantik, Azis memastikan pengurus dibawa kepemimpinannya akan berbuat yang terbaik bagi orgabisasi HMI. Terutama mengembangkan kapasitas kader hijau hitam agar dapat berkontribusi bagi Umat dan Bangsa.

“Saya pastikan bersama pengurus akan berkontribusi menciptakan kader terbaik untuk kepentingan Daerah Maluku Tengah dan yang paling penting HMI tetap menjadi organisasi kritis bagi pemerintah yang dinilai bekerja tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” tandas Azis.

Komentar