oleh

Dampak Gempa, Data Kerusakan Rumah Per Desa Versi BPBD Malteng

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Maluku Tengah mencatat sebanyak 2.008 rumah di Kabupaten Maluku Tengah rusak akibat Gempa 6,5 SR yang terjadi kamis 26 September 2019 lalu.

Kerusakan ribuan hunian rumah warga akibat gempa terdiri dari rusak ringan sebanyak 1024 unit, rusak sedang 559 unit, sementara jumlah hunian warga yang alami rusak berat sebanyak 425 unit.

Loading...

Ribuan hunian warga dan fasilitas publik yang rusak tersebar pada tiga Kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah yakni Kecamatan Salahutu, Kecamatan Leihitu dan Kecamatan Pulau Haruku.

Kecamatan Pulau Haruku

Desa Pelauw rumah rusak ringan 326 unit, rusak sedang 71 unit dan rusak berat 24 unit.

Desa Kailolo 85 unit rumah rusak ringan, 33 rusak sedang dan 21 rusak berat. Desa Kabauw terdapat 26 rumah rusak ringan. Di Desa Haruku 80 rumah rusak ringan, 24 rusak sedang dan 23 unit rusak berat. Di Desa Wassu 20 unit rusak ringan dan 1 unit rumah warga rusak sedang.

Desa Aboru 20 rumah rusak ringan dan 11 rusak berat. Desa Hulaliu 12 rusak ringan dan 3 unit rusak berat. Sementara di Desa Kariuw 30 rusak ringan, 40 unit rumah rusak sedang dan di Desa Sameth 67 rumah rusak ringan, 9 rusak sedang dan 5 rusak berat.

Kecamatan Salahutu

Desa Liang sebanyak 157 unit rumah warga alami rusak ringan, 254 rusak sedang dan 230 unit rumah rusak berat. Desa Tulehu 43 rumah rusak ringan, 26 rusak sedang dan 18 rusak berat.

Sementara data kerusakan rumah di Desa Tengah -Tengah, Desa Waai dan Desa Tial BPBD belum imput. Untuk Desa suli sebanyak 48 rumah rusak ringan, 58 rusak sedang dan 73 rumah rusak berat.

Kecamatan Leihitu

Di Kecamatan Leihitu berdasarkan data imput BPBD Malteng rumah rusak hanya terdapat di Desa Morella dan Desa Seith.

Di Desa Morella 42 unit rumah rusak ringan, 34 rusak sedang dan 17 unit rumah rusak berat. Sementara di Desa Wakal 68 rumah rusak ringan dan 8 unit rumah rusak sedang.

Data tersebut dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Maluku Tengah per tanggal 3 Oktober 2019 yang dikirimkan via WhatsApp oleh PLT kepala BPBD Bob Rahmat, Jum’at 4 Oktober 2019.

“Data masih terus diupdate, intinya itu masih data sementara,” ujar Bob.

Komentar