oleh

Ranperda Pemekaran Kecamatan Teluk dalam Dan Banda Besar Disetujui

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Mayoritas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), menyutujui Ranperda Kecamatan Teluk Dalam dan Banda Besar untuk ditetapakan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Malteng, Kamis 22 Agustus 2019, yang dipimpin Ketua DPRD Malteng, Ibrahim Ruhunussa, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Malteng, Kota Masohi.

Dari kanan, Sekda Malteng Rakib Sahubawa, Ketua DPRD Malteng Ibrahim Ruhunussa dan Rudolf Lailossa Wakil Ketua DPRD Malteng dalam Rapat paripurna.

Kecamatan Seram Utara Teluk Dalam dimekarkan dari kecamatan induk Seram Utara dan Kecamatan Pulau Banda Besar dimekarkan dari Kecamatan induk yakni Kecamatan Banda.

Sebelun ada persetujuan, Ketua Pansus A Pemekaran Kecamatan Teluk Dalam yakni Hasan Alkatiri, membacakan hasil kerja pansus. Tidak hanya membacakan hasil kerja Pansus A, hasil kerja Pansus B tentang pemekaran Kecamatan Banda Besar, juga dibacakan Alkatiri berdasarkan persetujuan Ketua Pansus B yakni Andan Noerbati.

Hasan Alkatiri saat meyampaikan kesimpulan kerja Pansus.

Dalam hasil kerja, dua Pansus menyatakan bahwa Ranperda tentang Kecamatan Teluk dalam dan Banda Besar sudah layak untuk disetujui menjadi Perda dalam Paripurna tersebut.

“Olehnya itu kami harapkan mayoritas anggota DPRD yang hadir dalam paripurna ini dapat menyetujui Ranperda ini menjadi Peraturan Daerah,” ujar Hasan Alkatiri.

Usai penyampaian hasil kerja Pansus, Ruhunussa kemudian meminta persetujuan anggota DPRD. Dalam pantauan Liputan.co.id, mayoritas Anggota menyetujui Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda.

“kita sudah berproses sejak tahun 2018 lalu dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyiapkan rancangan peraturan daerah untuk memekarkan dua kecamatan ini yang Alhamdulillah hari ini disetujui untuk kita tetapkan sebagai peraturan daerah” Tandas Ruhunussa usai Paripurna.

Dikatakan dua kecamatan baru itu telah memenuhi syarat sebagaimana yang diperintahkan Undang-undang dan peraturan lainnya. Sehingga dengan demikian sudah mesti ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Ruhunussa bertekad sebelum mengakhiri masa jabatan 24 sepetember mendatang, agenda mendengar pendapat akhir bupati atas keputusan penetapan Peraturan Daerah (Perda) Pemekaran Kecamatan Seram Utara Teluk Dalam dan Kecamatan Pulau Banda besar sudah dapat dilaksanakan.

“Saya menjamin sebelum mengakhiri akhir masa jabatan kami pada periode (2014/2019) 24 september mendatang, agenda mendengar pendapat akhir bupati Insyah Allah akan kita lakukan,” tekadnya.

Ia yakin penetapan dua kecamatan ini akan dikenang sebagai sebuah histori yang akan memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperpendek rentang kendali pelayanan masyarakat dan percepatan pembangunan pada dua wilayah dimaksud.

Rapat Paripurna DPRD Malteng dengan agenda penetapan Peraturan Daerah Pemekaran dua kecamatan baru di bumi Pamahanu-Nusa itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ibrahim Ruhunussa didampingi Wakil Ketua Dewan Rudolf Lailossa serta dihadiri oleh Bupati Tuasikal Abua yang diwakili Sekda Rakib Sahubawa serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Malteng.

Loading...
loading...

Komentar