oleh

Pelaku Penganiaya Nasir Diringkus

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Teka-teki terkait siapa pelaku yang menganiaya Nasir Madilis terungkap.

Identitas pelaku terungkap setelah pihak Polsek Wahai melakukan identifikasi dan mengetahui bawah pelaku yang menganiaya Nasir adalah Cale Notanubun. Cale merupakan Warga Dusun Ruma Olat Negeri Sawai Maluku Tengah.

Pelaku ditangkap oleh Gabungan pers Polsek Wahai, Koramil 1502-05 dan diback Up Tim Resmob Polres Malteng dipimpin langsung oleh Kapolsek Wahai AKP Denny Sandera.

Saat mencari pelaku, Tim gabungan juga dibantu oleh masyarakat Rumah Olat.

“Pelaku telah ditemukan di hutan Tasi Dusun Rumah Olat dan di amankan hari ini Senin 20 Agustus 2019 pukul 09.00 WIT,” ujar Kapolsek Wahai, AKP Deny, saat dikonfirmasi Liputan.co.id Via pesan WhatsaApp, Senin 19 Agustus 2019.

Saat ini pelaku kata Deny, telah diamankan di sel Mapolres Maluku Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sepeperti diketahui Nasir Madilis, warga Negeri Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, dibacok oleh Cale Minggu sore sekitar 17.00 WIT.

Kejadian naas tersebut terjadi ketika korban hendak menuju Desa Olong menggunakan sepeda motor. Saat melintas di Dusun Lakahan, Desa Sawai, korban kemudian dihentikan pelaku.

Nasir Madilit terbaring di Unit Gawat Daerurat RSUD Masohi. (Photo Kayum/Liputan.co.id.

Saat itu pelaku hanya meminta korek api dan menanyakan Asal korban, setelah menjelaskan, Korban lalu ditebas menggunakan sebilah parang. Akibatnya korban mengalami enam luka sobek pada beberapa bagian tubuhnya.

“Saya saat itu Dari Sawai menuju Olong. Dan sampai di lokasih kejadian saya disetop oleh pelaku dan sempat minta korek api. Kita bilang tidak ada kebutulan tidak ada. Trus dia tanya dari mana, saya bilang saya dari Sawai lalu dia keluarkan parang (golok) dan memotong saya,” jelas Nasir dalam keadaan keapala dan bahunya dibalut dengan perban di IGD RSUD Masohi.

Korban juga nengaku meski telah tersungkur akibat sabetan golok, pelaku sempat melakukan beberapa kali penyabetan.

Dan beruntug nasib korban terselamatkan setelah ia akali pelaku dengan pingsan. Saat itu pelaku pergi dan korban kembali bangun dan meminta bantuan kepada mobil yang lewat dijalan tempat kejadian perkara.

Loading...
loading...

Komentar