oleh

Semangat Historis Pemuda Di Harla KNPI Ke 46

Dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia tak terlepas dari spirit perjuangan Pemuda, berkaca pada histori sumpah pemuda 28 oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB).

Disana berkumpulnya para actor-aktor intelektual yang terdiri dari gabungan para Jong-Jong diantaranya perwakilan dari PPPI, Jong Java, Jong Bataks Bond, Jong Islamieten Bond, Pomoeda Indonesia, Jong Celebes, Jong Ambon, Pemoeda Kaoem Betawi.

Para actor-aktor intelektual pemuda ini memotori sebuah gagasan akbar dalam rangka menyatukan bangsa Indonesia dengan visi bertumpah darah yang satu, Tanah air Indonesia, Berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia dan Berbahasa satu, Bahasa Indoensia.

Dalam sejarah kita kenal dengan hari Sumpah Pemuda, ini adalah titik awal dimulainnya perjuangan Bangsa Indonesia yang dimotori oleh Pemuda untuk melepaskan diri dari para penjajah yang telah menindas Bangsa Indoensia dari sekian abad lamanya.

Pergerakan yang sangat menakjubkan ini dikenal dengan hari lahirnya bangsa Indonesia.
Tak sampai disitu perjuangan keras Pemuda Indonesia, sumpah Pemuda bukan sekedar slogan. Upaya demi upaya diperjuangkan hingga sampai pada puncak kemerdekaan Indonesia secara de facto, yaitu 17 Agustus 1945 yang diproklamirkan oleh dua Putra terbaik Bangsa Soekarno dan Hatta.

Selain mengisi kemerdekaan Indonesia para Pemuda, pemudi berkomitmen menjaga keutuhan NKRI yang dibentuk berdasarkan semangat Nasionalisme bertujuan melindungi segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Demikian yang terterah dalam mukaddimah UUD 1945.
Pasca Kemerdekaan Pemuda tetap berada pada titik kritis bersama pemerintah untuk melanjutkan nasib bangsa ke arah yang lebih baik. Pada decade 1966 pergolakan yang terjadi saat Indonesia menerapkan demokrasi liberal, yang memunculkan banyak partai poltik.

Maka beberapa gerakan mahasiswa dan pemuda dibawah kearah perjuangan politik partai, seperti HMI diidentik dengan Masyumi, GMNI diidentik dengan PNI, PMII dengan partai NU. Maka dengan demikian peran Mahasiswa masuk ke ranah politik.

Kekuatan mahasiswa dan pemuda dari berbagai kalangan bergandengan tangan menyatukan kekuatan untuk membubarkan PKI beserta Ormas-ormasnya, perombakan Kabinet DWIKORA, dan tururnkan harga serta perbaikan sandang pangan.

Gejolak yang terjadi pada angkatan 66 memperlebar peran pemuda, mahasiswa dari memperjuangkan kemerdekaan menjadi mempertahakan idiologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila.
Di setiap dekade bermula dari angkatan 08 Bung Tomo, 28 sumpah Pemuda, 45 Kemerdekaan, dan angkatan 66 hingga berujung pada reformasi 98, peran pemuda selalu mewarnai Negeri Ibu Pertiwi dengan berbagai dinamika yang terjadi.

Melatarbelakangi terwujudkan cita-cita pejuangan bangsa, 23 Juli 1973 beberapa tokoh pemuda memprakarsai lahirnya organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di antaranya Akbar Tandjung, David Napitupulu selaku Ketua Umum pertama KNPI serta beberapa tokoh pemuda lainnya.

Dengan demikian peran pemuda diharapkam berada di garda terdepan ikut mengambil bagian aktif dalam pembangunan, karena pembangunan merupakan kesinambuangan dari perjuangan bangsa dalam rangka meningkatkan dan mensejahterkan masyarakat.

Selain itu ide-ide pembetukan organisasi KNPI Akbar Tandjung menawarkan gagasan bahwa organisasi kepemudaan harus dibedakan dari organisasi-oranisasi fungsional lain, seperti organisasi buruh dan petani yang memiliki kepentingan bersifat fisik dan kongkret, maka kepentingan mahasiswa lebih pada kepentingan visi dan gagasan.

Usulan Akbar Tandjung menegaskan satu hal bahwa kehadiran KNPI tidak boleh meniadakan keberadaan organisasi-organisasi mahasiswa ekstra kampus maupun organisasi-oranisasi pemuda, demi mempersatukan persepsi pemuda Indonesia dari berbagai elemen. Kini organisasi yang menjadi poros peradaban pemuda Indonesia hampir mencapai setengah abad yakni 46 tahun, Banyak perubahan, terebosan-terebosan yang dilakukan oleh setiap pucuk pimpinan adalah keniscayaan.

Abdul Aziz Ketua Umum DPP KNPI periode 2019-2021 adalah pemimpin visioner dengan semangat juang yang tinggi menyampaikan gagasan besar pada saat dikukuhkan menjadi ketua Umum “Kita adalah pemuda yang memiliki semangat kebersamaan dan persatuan sekalipun dinamika KNPI yang beragam, secara formal legitimasi kita sangat kuat secara hukum dengan ditantatangani SK oleh Menkumham, mari terus berkontribusi untuk kepentingan masyarakat, berbuat untuk Negara dan selalu solid dalam semua kondisi”.

Bersinarnya DPP KNPI tidak terlepas dari support Ketua MPI Fahd A Rafiq, juga selaku mantan Ketum DPP KNPI yang merupakan salah satu tokoh muda yang berpengaruh di Indonesia. Demi menjalankan roda organisasi yang efektif dan efesien Ketua MPI Fahd A Rafiq selalu mendorong kerja-kerja pengurus dengan program yang berkualitas untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.

Selamat Dirgahayu KNPI ke 46, semakin Jaya untuk Indonesia
Oleh S.A. Amahoru, Kabid Perencanaan Pembangunan Nasional

Loading...
loading...

Komentar