oleh

Keluarga Joiswati Sudah Diketahui

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Teka teki tentang siapa sebenarnya keluarga dari Joiswati penderita TBC hidup sendirian di Masohi Maluku Tengah, terjawab.

Pihak keluarga dari Joiswati pada Rabu pagi tadi, 10 Juli 2019, telah menghubungi Ketua Komunitas Sahabat Nahla Nengsi Keledar lewat via Telepon Seluler.

“Atas kerja sama semua pihak termasuk Media akhirnya keluarga Ibu Joiswati sudah telepon saya tadi. Dan mereka mendapatkan informasi dari Media Liputan Malteng yang mengangkat berita tentang Ibu Joi yang viral dua hari kemarin,” ujar Keledar, kepada Liputan.co.id di RSUD Masohi, Rabu 10 Juli 2019.

 

Sesuai dengan keterangan pihak keluarga dalam hal ini sepupuh Joiswati bernama Sumiati kepada Keledar, bahwa, Joiswati memiliki nama sebenarnya adalah Kori.

Dia (Kori) berasal dari Kampung Tanetea Kelurahan Bonto Tangga Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulsel.

“Kata sepupuhnya Ibu Jois bernama Sumiati, bahwa Ibu Joi ini punya bapak bernama Bakarin Daeng Tompo sementara nama orang tua Ibu, bermama Ibu Bae dan beliau punya tiga saudara kandung bernama Atika, Kastori dan Syamriati,” jelas Keledar.

Kata Nengsi, saat ini keluarga Joiswati sedang berembuk di Sulawesi dan mereka rencana ke Maluku lebih khususnya Maluku Tengah untuk menemui Joiswati yang saat ini sedang dirawat di RSUD Masohi berdasarkan kerjasama KKSS Malteng dan Komunitas Sahabat Nahla.

“Kata keluarga, Ibu Jois sudah pergi dari Kampung halamanya semenjak 10 tahun lalu. Dan saat ini mereka sedang lakukan persiapan untuk datang ke sini,” tutupnya.

Loading...
loading...

Komentar