oleh

Di Malteng, Mahasiswa UGM akan Buat Produk Sabun Cair Berbahan Dasar Kelapa

-TEKNO-58 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Mahasiswa Universitas Gadja Madah (UGM) Yogyakarta akan melaksanakan KKN dan PPM selama kurang lebih 48 hari, dari Bulan Juli hingga Agustus 2019, di Kabupaten Maluku Tengah.

Lokasih penempatan Mahasiswa UGM tersebar di dua Kecamatan Berbeda. Yakni Kecamatan Seram Utara Seti dan Kecamatan Seram Utara Kobi Kabupaten Maluku Tengah.

Sejumlah program akan diaplikasikan Mahasiswa di lokasih KKN bersama masyarakat dan akan melakukan praktek penciptaan produk yang berbahan dasar yang didapat dari sumberdaya setempat.

Salah satu program yang mereka tawarkan ialah menciptakan produk turunan dari Virgin Coconut Oil (VCO) yakni pembuatan produk sabun cair yang merupakan bahan dasar dari Air Kelapa.

“Kita mau menambah lagi turunan dari VCO yakni menerapkan pengolahan VCO menjadi produk sabun cair. Kemarin (tahun lalu) kita praktekan cara membuat produk sabun padat. Kali ini kita akan buat produk sabun cair,” ujar salah satu Pendamping Mahasiswa KKN PPN UGM, Ir. Suprihastuti Srirahayu saat diwawancarai Liputan.co.id, disela-sela acara ramah tama penyambutan Mahasiswa KKN PPN dari UGM tahun 2019, tepat di Pendopo Bupati Malteng, Rabu 2 Juli 2019.

Program KKN PPM asal UGM tahun ini, para Mahasiswa akan mengaplikasikan ilmu sesuai kebutuhan masyarakat. Tidak hanya mempraktektan teknologi, pihaknya juga akan menerapkan praktek pemberdayaan.

Dijelaskan sebanyak 59 Mahasiswa yang didatangkan memiliki kemampuan berbeda-beda dan dari berbagai klaster. Ada agro pertanian hingga peternakan.

Mahasiswa KKN kata Srirahayu, akan memanfaatkan buah kelapa untuk dijadikan sejumlah produk, termasuk memanfaatkan arang tempurung dijadikan karbon aktif yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Mereka (Mahasiswa) juga akan mempraktekan cara pengolahan ikan Gabus untuk menjadi produk dan juga ada pembuatan pupuk yang berasal dari kotoran ternak. Selain itu ada juga pengolahan pengolahan pisang jadi produk siap dijual,” jelasnya.

Sebelumnya Bupati Maluku Tengah (Malteng), Tuasikal Abua, menyambut baik kehadiran Mahasiswa UGM yang akan laksanakan KKN dan PPM di Kabupaten Malteng selama dua bulan kedepan.

Tuasikal memuji keberhasilan pihak UGM yang semenjak dua tahun silam mengirimkan mahasiswanya membantu masyarakat Maluku Tengah untuk mengembangkan produk – produk baru yang dimanfaatkan dari SDA di Maluku Tengah.

“Mahasiswa UGM sudah memberi kontribusi luar biasa bagi pengembangan sektor elonomi mikro dengan menciptakan produk baru di Malteng yakni VCO dan produk baru lainnya yang dipersembahkan untuk Maluku Tengah,” kata Tuasikal disambut tepuk tangan para Kepala OPD, Kepala Kecamatan dan Kepala Desa SeMalteng yang saat itu hadir dalam ramah tamah penyambutan Mahasiswa KKN PPN asal UGM.

Untuk diketahu berawal dari kerja sama Pemda Malteng dan Pihak UGM. Penempatan Mahasiswa UGM di Malteng tahun ini untuk yang ketiga kalinya.

Tahun pertama 2017 Mahasiswa KKN PPM asal UGM ditempatkan pada Kecamatan TNS. Dan mereka para Mahasiswa telah mempraktekan sejumlah produk baru bersama masyarakat TNS. Hal yang sama juga dilakukan di Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah.

Selama dua kali Mahasiswa UGM laksanakan KKN dan PPM, mereka telah mengembangkan buah kelapa dijadikan sejumlah produk. Baik, dibuat untuk sabun padat, VCO hingga pembuatan briket arang tempurung.

Tidak hanya itu Para Mahasiswa UGM saat itu juga mengajari warga dilokasih KKN untuk cara membatik dan cara mensablon baju dan pembuatan produk bahan makanan, lengkap dengan brand lokalnya.

“Bagi kami kehadiran Mahasiswa KKN PPM asal UGM di sini, secara langsung, Pemerintah Daerah kembali dapatkan suntikan energi baru dari intelektual Kampus dalam rangka membangun sektor pertanian secara integratif,” ujar Tuasikal.

Komentar

Loading...