oleh

Empat Orang Diputuskan Lakukan Pelanggaran Administrasi Pemilu Di Leihitu

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Bawaslu Kabupaten Maluku Tengah telah memutuskan hasil sidang laporan pelanggaran administrasi pemilu di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang dilaporkan oleh M. Nur Nukuhehe.

Dalam laporan Nukuhehe, ada empat orang diduga terlibat dalam pelanggaran administrasi pemilu saat perekapan hasil pemilu 2019 di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Mereka diantaranya, Kadir Mahu Ketua PPK Leihitu sebagai terlapor Satu, Ketua Panwascam Leihitu, Gani Lumaela terlapor dua serta dua orang yang saat ini sebagai Calon Anggota DPRD Maluku Tengah, dapil Empat yakni Said Patta Caleg PPP sebagai terlapor Tiga dan Japar Slamat Caleg Partai Perindo sebagai terlapor Empat.

Keempat orang tersebut diputuskan oleh Bawaslu Maluku Tengah sebagai terlapor yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan atau tindakan yang melanggar tata cara, prosedur, atau mekanisme yang berkaitan dengan administrasi pelaksanaan Pemilu.

Hal itu sebagaimana putusan Bawaslu Maluku Tengah Nomor 002 / Adm / Bwsl-Malteng / Pemilu / V / 2019. Yang dibacakan oleh Ketua Bawaslu Maluku Tegah Rizal Sahupala yang juga bertindak sebagai pimpinan rapat permusyawaratan Majelis Pemeriksa, Senin Malam, 10 Juni 2019, bertempat ruang sidang Bawaslu, Rumah Rakyat, Masohi Maluku Tengah.

Ketua Bawaslu Maluku Tengah Rizal Sahupala, mengakui pihaknya telah memutuskan perkara dugaan pelanggaran pelanggaran administrasi pemilu. “Ia benar,” kata Sahupala saat ditanya perihal putusan Bawaslu, Selasa 11 Juni 2019 via WhatApp.

“Memerintahkan kepada Terlapor I (Kadir Mahu) yang dalam hal ini sebagai Ketua PPK Kecamatan Leihitu untuk melakukan perbaikan administrasi terhadap tata cara, prosedur, dan mekanisme pada Tahapan Rekapitulasi Hasil Penghitunagan Perolehan Suara Pemilu Umum Angggota DPRD Kabupaten/Kota tingkat Kecamatan Leihitu terkait pengurangan perolehan Suara Calon dan Suara Partai Perindo serta penambahan perblehan Suara Calon dan Suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Daerah Pemilihan 4 Maluku Tengah, dengan melakukan pencatatan perolehan suara berdasarkan Formulir Model C1-DPRD KAB/KOTA (Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Pemilihan UmumTahun 2019).

Pada TPS 003, TPS 004, TPS 005, TPS 008, TPS 009, TPS 012, TPS 015, TPS 018, TPS 020, TPS 024, TPS 025, TPS 030, dan TPS 031 Desa Hitumessing, TPS 004 dan TPS 005 Desa Hitulama, TPS 006 Desa Kaitetu serta TPS 007 Desa Wakal yang dimiliki oleh Pelapor (M, Nur Nukuhehe), kedalam Formulir Model DAAi-DPRD KAB/KOTA (Sertiiikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Dari Setiap TPS Di Daerah Pemilihan Dalam Wilayah Kecamatan Pemilihan Umum Tahun 2019), oleh karena telah terjadi kenaikan perolehan suara pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 33 (tiga puluh tiga) suara dan pengurangan perolehan suara Partai Perindo sebanyak 16 Suara serta kenaikan sebanyak 3 (tiga) suara,” bunyi poin 6 putusan tersebut sebagai mana didapat dari Sekretariat Bawaslu.

Loading...
loading...

Komentar