oleh

Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Di Masohi

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Anggota Reskrim Polres Maluku Tengah, dikabarkan menangkap salah seorang pria dewasa diduga pelaku penipuan, berinisial MM di Kompleks Baterek, RT 11, Kelurahan Namaelo Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa 11 Juni 2019.

Kabar penangkapan MM didapat Wartawan Liputan.co.id, dari warga sekitar kontrakan kompleks Baterek, dimana MM tinggal. Menurut penuturan salah satu warga, MM diringkus Buser Reskrim Polres Maluku Tengah, pada kurang lebih jam lima sore tadi.

“Memang ada penangkapan tadi, Aktifitas (penangkapan) sebelum Magrib. Itu juga senyap (tidak ada keributan). Dia (MM) tidak berontak saat dibawa naik mobil mungkin ke Polres,” tutur Sumber yang enggan namanya dipublis. Sumber tersebut merupakan tetangga MM.

Sumber juga mengaku tidak tahu jelas soal perihal penyebab MM diringkus. Namun kata sumber saat MM dibawa menuju mobil, ada salah seorang pria dewasa diduga korban penipuan mengungkapkan kata kata bernada kecewa kepada MM.

“Kata adik saya berada dekat menyaksikan penangkapan MM, sempat mendengar ada seorang pria berbicara ke dia (MM) sebelum naik mobil, bahwa gara gara ose (lantaran kamu) beta (saya) uang abis,” kata sumber menirukan ungkapan adiknya yang mendengar langsung pernyataan pria tersebut.

Sumber juga mengaku tidak tahu identitas jelas MM. Karena menurut sumber, MM sejak ngontrak selama hampir setahun, jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

“Hampir satu tahun dia masuk (kontrak rumah) disini lewat seseorang pegawai yang pernah kontrak disini. Dia tidak pernah tegur meski saat berpapasan. Yang kita dengar dia (MM) katanya pegawai PLN,” kata sumber.

MM diduga pelaku penipuan. Kabar yang dihimpun Liputan.co.id, penangkapan MM berkaitan dengan penipuan rekrutmen pegawai PLN.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Maluku Tengah, AKP Syahirul Awab membenarkan bawahanya pada sore tadi melakukan penangkapan seorang pria di kompleks baterek. “Ia benar Mas,” kata Awab lewat pesan WhatsApp, saat dikonfirmasi Liputan.co.id, perihal penangkapan pelaku penipuan, Selasa 11 Juni 2019.

Syahirul belum mau jelaskan lebih rinci terkait masalah tersebut. Dia mengatakan pihaknya akan menyampaikan secara resmi setelah dilakukan penyelidikan.

Loading...
loading...

Komentar