oleh

Mulai Rabu Dinihari, Polres Malteng Gelar Operasi Ketupat Siwalima 2019

-NEWS-83 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, jajaran Polres Maluku Tengah (Malteng) bersama TNI Dan Instani terkait pada rabu dinihari nanti, 29 Mei 2019, akan memulai Gelar Operasi Ketupat Siwalima 2019. Operasi ketupat akan berlangsung selama 13 hari dari tanggal 29 Mei hingga 10 Juni 2019.

Hal itu dikatakan Kapolres Maluku Tengah AKBP Radja Arthur L. Simamora, disela upacara gelar pasukan operasi ketupat Siwalima 2019, pagi tadi, Selasa 28 Mei 2019, yang berlangung di Lapangan Mapolres Maluku Tengah.

“Operasi Ketupat Tahun 2019, yang akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019, sampai dengan hari Senin tanggal 10 Juni 2019 memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan Operasi di tahun-tahun sebelumnya,” kata Simamora saat membacakan sambutan Kapolri dalam upacara gelar pasukan operasi ketupat 2019.

Kapolres Malteng, AKBP Radja Arthur L. Simamora, Dandim 1502/Masohi, Letkol inf Hari Sandhi Chrishandoko, PLT Kepala Dinas Perhubungan Malteng Karel A. Pattiasina periksa kesiapan pasukan jelang operasi ketupat 2019 dalam Apel gelar pasukan operasi ketupat Siwalima 2019. (Photo Kayum/Liputan.co.id)

Dikatakan, Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019.

Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks.

Sejalan dengan hal tersebut kata Kapolri, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri.

Berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme.

“Aksi intoleransi dan kekerasan, seperti aksi sweeping oleh ormas, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, Iaut, dan udara, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat Tahun 2019,” tandasnya.

Komentar

Loading...