oleh

Kasus Anak Berhadapan Dengan Hukum Di Malteng Fluktuatif

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Berdasarkan data kasus anak yang berhadapan dengan hukum selama tiga tahuh terakhir antara tahun 2016, 2017 hingga tahun 2018 mengalami flukutatif.

Berdasarkan data yang dihimpun Liputan.co.id dari Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Malteng) berdasarkan perkara yang ditangani, tahun 2016 ada sembilan perkara, tahun 2017 meningkat menjadi dua belas perkara dan tahun 2018 menurun jadi delapan perkara.

“Mayoritas perkara anak yang kita tangani adalah kasus perncabulan dan persetubuhan anak,” kata Kajari Malteng Robinson Sitorus, melalui Kasi Pidana Umum Donald Retob, kepada Liputan.co.id di Masohi, Selasa 21 Mei 2019.

Sementara itu, saat ini lanjut Donald, perkara anak yang masuk ke Jaksa per 21 Mei 2019 yang masih dalam SPDP sudah 4 perkara.

Dengan demikian data perkara anak yang telah ditangani selama tiga tahun lebih di Lembaga Adiyaksa itu sebanyak 33 kasus. Dimana mayoritas anak yang menjadi korban adalah korban pencabulan dan persetubuhan anak dibawa umur. Selain jumlah korban itu, sebagian pelaku yang terlibat juga masih kategori anak.

Loading...
loading...

Komentar