oleh

Bawaslu Malteng Rekomendasikan Perhitungan Ulang Hasil Pemilu di PPK Telutih

-NEWS-62 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Bawaslu Maluku Tengah, merekomendasikan KPU Maluku Tengah agar PPK Kecamatan Telutih melakukan penghitungan ulang hasil pemilu 2019 tingkat Kecamatan Telutih.

Hal itu dikatakan Bawaslu usai mengawasi Pleno KPU Maluku Tengah tentang rekapitulasi hasil pemilu Kecamatan Tehoru, Selasa 7 Mei 2019, bertempat gedung MaeOku Kota Masohi.

Alasan Bawaslu Malteng keluarkan rekomendasi  dikarenakan salinan hasil rekap pemilu tingkat PPK Telutih, yang diterima Bawaslu adalah salinan DA1 pleno PPK ujicoba yang biasa dipake untuk simulasi rekap bukan salinan asli DA1.

“Setelah melakukan kajian terhadap proses PPK Telutih, kami menemukan mekanisme administrasi tidak sesuai prosedur. Salinan DA1 yang diberikan ke bawaslu salinan uji coba,” tandas Ketua Bawaslu Malteng, Rizal Sahupala.

“Oleh karenanya kami rekomendasikan untuk dilakukan hitung kembali di tingkat Kecamatan Telutih. Ada perbedaan data pemilih beberapa Desa sudah terbukti ada penghilangan jumlah data pemilih,” terang Sahupala.

Kesalah prosedur menyalin berita acara DA1 pleno, kata Sahupala tidak bisa disesuaikan Dengan berita acara yang baru secara gamblang. “Itu ada mekanisme prosedur bukan serta merta kita rubah atau ganti brita acara seperti ini. Harus dilakukan dengan proses perhitungan ulang di tingkat Kecamatan Telutih,” tegasnya.

Kesempatan itu, Sahupala juga menegaskan bakal memproses sejumlah Panwascam Telutih yang menurut Sahupala, membiarkan proses rekap yang improsedural terjadi “dan Nanti kita akan proses sejumlah panwascam yang melangkahi prosedurnya sebagai sebagai pengawas pemilu tingkat Kecamatan,” tutupnya.

Atas hal itu Ketua KPU Maluku Tengah Abdus Samad Ningkeula mengatakan, pihaknya akan mempelajari rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu dengan berdasar ketentuan yang berlaku. “Prinsipnya kami pelajari dulu. Kalau itu rekomendasi bahasanya menindaklanjuti, maka kami tindaklanjuti. Tindaklanjuti, Dengan rapat melihat berita acaranya seperti apa dan menelaah seperti apa. Yang jelas tetap mengedepankan prinsip hukum yang berlaku,” jelas Ningkeula.

Di sisi lain Kata Ningkeula, waktu menindalanjuti rekomendasi bawaslu tetap berhubungan dengan waktu rekap tingkat Kabupaten. Dimana kata Dia, hari ini sesuai PKPU rekap Kabupaten/ Kota seharusnya sudah selesai. Sehingga dia mengatakan kemungkinan rekomendasi Bawaslu tersebut bisa dimasukan ke dalam berita acara catatan kejadian khusus. “Hari ini adalah hari terakhir pleno tingkat Kabupaten. Dan besok KPU Maluku sudah memulai pleno. Maka bahasa PKPU mengatakan rekomendasi yang disampaikan Bawaslu dihari terakhir maka itu dimasukan dalam berita acara kejadian khusus,” jelasnya.

Untuk diketahui, rencana rekap hasil pemilu oleh KPU Malteng terhadap hasil pleno PPK Telutih pada Sabtu 4 Mei lalu, sempat dipending Oleh KPU Malteng, karena salinan DA1 hasil pleno PPK Telutih yang dikantongi KPU dan Bawaslu   dalam isian angka DPTnya berbeda dengan DPTHP yang diterbitkan KPU Malteng. Namun setelah diminta klarifikasi kepada PPK Telutih. Dikatakan penyalinan angka DPT tidak berdasar DPTHP, namun mereka mendasari DPT yang tertuang dalam berita acara C1.

“Oleh karena pengisian DPT tidak berdasar DPTHP dan berpengaruh terhadap selisih angka DPT maka kami pending pleno rekap hasil pemilu Kecamatan Telutih,” kata Ningkeula.

Padahal saat itu, pleno rekapitulasi hasil Pemilu oleh KPU Malteng terhadap hasil rekap PPK Telutih sudah sampai pada rekap Hasil Pemilu Presiden.

Komentar

Loading...