oleh

Petugas KPPS Yang Meninggal di Malteng, Bertamba Jadi 3 Orang

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Beberapa waktu lalu terdengar dan baru dimuat di Media Liputan.co.id Jum’at 3 Mei 2019 siang tadi, yakni dua petugas KPPS yang bertugas di Kabupaten Malteng meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai KPPS Pemilu 2019.

Ruth Sinai Anggota KPPS, TPS 3 Negeri Aboru PPK Kecamatan Pulau Haruku dan Ketua KPPS TPS 26, Negeri Suli Kecamatan Salahutu yakni Jusuf Tuatfaru.

Kini petugas KPPS yang meninggal di Malteng bertamba menjadi tiga orang, yakni Nursiah Tehuayo. Almarhum merupakan anggota KPPS 03 Negeri Saunulu Kecamatan Tehoru.

Ketua KPU Malteng Abdus Samad Ningkeula saat dikonfirmasi Liputan.co.id, via WhatsApp Jum’at 3 Mei 2019, pukul 19:51 Wit, menjelaskan Tehuayo, Pada saat pemungutan suara yang dilaksanakan dari pukul 07.00 (17 April sampai dengan 05.00 (18 April) dini hari, almarhum menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota KPPS, karna waktu yang dibutuhkan sangat panjang sehingga membuat kondisinya lemah, batuk yang berkepajangan, rasa demam pada tubuhnya dan kecapean.

“Sejak saat itu, kondisi Almarhum mulai drop dan menjalankan pemeriksaan di RSU masohi pada tgl 29-30 april 2019 dan hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa almarhum mengalami infeksi paru-paru.
Setelah sekembali dari RSUD Masohi almarhuma masi merasa sangat kecapean dan masi demam,” jelas Ningkeula.

Dikatakan pula, Ada keterangan yg lain Dari keluarga, bahwa Almarhuma mengalami kecapean dan demam sebab tidak tidur selama 2 hari karena Almarhuma menjadi anggota KPPS.

“Menjelang dua hari setelah pemeriksaan pada tanggal 2 mei 2019 kemarin almarhum mengalami muntah2 dan disertai dengan darah. Sehingga pada pukul 15.00 almarhum menghembuskan nafas terakhir & dimakamkan pada hari jumaat pada pemakan umum dusun saptamarga,” tutupnya. (09).

Loading...
loading...

Komentar