oleh

Pemilu 2019! Dua Tokoh Agama Malteng, Himbau Warga Hindari Golput

-NEWS, OPINI-13 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Dua Tokoh pemuka Agama di Kabupaten Maluku Tengah yakni
H. Rajab Sese, Ketua MUI Maluku Tengah dan Pastor Paroki ST. Yohanes Penginjil Masohi, Pius Lawe, menghimbau masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah hindari Golongan Putih (Golput) saat Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

Menurut keduanya, menggunakan hak suara dalam pemilu, merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menentukan yang terbaik dari yang baik atau menentukan yang baik dari yang buruk, demi perbaikan Bangsa dan Negara

Loading...

Sebaliknya, kata mereka, memilih jalan golput atau tidak gunakan hak suara, merupakan bentuk sikap moralitas yang salah dalam kehidupan demokrasi.

“Saya menilai, pesta Demokrasi menentukan arah bangsa ke jalan lebih baik. Sikap Golput itu soal moralitas. Jadi, kita dipanggil untuk memutuskan hati nurani. Hati nurani adalah suara tuhan. Sehingga saya katakan, memilih Gollut adalah pilihan moral yang salah,” kata Pius Lewe, kepada Liputan.co.id, di Kantor Pastor Paroki ST. Yohanes Penginjil Masohi Jalan Abdullah Soulissa Masohi, Selasa 2 April 2019.

“Jika seandainya menurut saudara mereka yang calon semua buruk maka. Memilih calon yang buruknya kurang. Tapi saya yakin calon Presiden dan Legislatif semua orang baik. Dan kita disuruh untuk memilih sesuai hati kita,” tandas Pius.

Pius menambahkan menghadapi pemilu 2019 yang kian hari persaingan makin menajam, ia berharap masyarakat harus tetap jaga kerukunan dan tidak perlu bergesekan karena beda dalam pilihan politik.

“Soal pemilu ini, saya sebagai Pimpinan Agama Katolik, saya mendorong kita semua untuk menghargai perbedaan. Perbedaan itu suatu kekayaan luar biasa. Saya sebagai minoritas di Malteng, saya bangga punya saudara Muslim dan Protestan yang betul menghargai perbedaan dan menghidupkan sebagai suatu aset yang luar biasa. Ini yang perlu kita sadari. Mari kita bergandengan tangan dalam perbedaan. Kita bangun keharmonisan solidaritas dan persatuan untuk mensukseskan demokrasi lima tahunan ini,” harapnya.

Hal yang sama ditempat terpisah, Haji Rajab Sese, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Tengah, menghimbau masyarakat, agar tidak golput Dan harus tetap menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi. Sebab menurutnya, memilih calon presiden ataupun calon legislatif, sudah barang tentu masyarakat telah meniatkan sikapnya untuk kebaikan dan berubahan bangsa.

“Selaku Tokoh Agama dan Ketua MUI Maluku Tengah, saya memghimbau seluruh masyarakat Maluku Tengah agar tidak Golput pada tanggal 17 nanti. Tetaplah gunakan hak pilih saudara demi perbaikan dan kemajuan bangsa NKRI,” imbuh Sese.

Sese juga berharap, masyarakat Maluku Tengah untuk tetap menjaga keutuhan berbangsa dan memelihara nilai Pancasila ditengah sengitnya persaingan merebut hati rakyat pada Pemilu 17 April mendatang, baik dalam skala Nasional dan Daerah.

“Boleh Beda dalam politik, namun tetap kita menjaga NKRI dan memelihara nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” harapnya.

Komentar