oleh

Polisi Sudah Ringkus Pelaku Pemukul Security SMA 3 Masohi

-NEWS-37 views

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Pelaku yang diduga memukul Securty SMA 3 Masohi Abdul Aziz Toisutta, telah diringkus polisi. Hal itu dikatakan Kapolsek Kota Masohi IPDA Joseph Fernandes Aritonang, kepada Liputan.co.id, Selasa 26 Maret 2019.

Di Mapolsek Kota Masohi, Jl R.A Kartini Kota Masohi, Aritonang menjelaskan, pelaku berinisial M.L diringkus polisi pada senin malam 25 Maret 2019. “Dia sudah kami ringkus semalam sekitar jam 11 dan sementara ini pelaku kami tahan untuk mendalami keterangan,” ungkap Aritonang.

Loading...

Selain pelaku yang bernama samaran Muler itu, diduga ada pelaku lain yang saat itu melakukan pemukulan. Hal itu kata Aritonang berdasarkan penuturan korban bahwa pelaku yang terlibat pemukulan tidak hanya satu orang.

“Kalau penuturan korban pelaku itu ada empat orang. Dan kami masih mendalami identitas pelaku lainnya,” jelasnya.

Kejadian pemukulan Toisutta bermula saat sepekan lalu, ada sekelompok orang melakukan keributan didepan SMA 3 Masohi dan saat itu terjadi pemukulan terhadap siswa Rozali Angkotasan (16) yang juga merupakan ketua OSIS SMA 3 Masohi.

Toisutta yang kala itu berada di TKP mencoba untuk melerai kejadian tersebut. Namum naas menimpah Toisutta, dimana ia juga kena pukulan dari beberapa orang di TKP.

Atas kejadian itu baik Angkotasan dan Toisutta melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Toisutta melaporkan ke Polsek Kota Masohi, sementara Angkotasan bersama orang tuanya melapor di Polres Maluku Tengah.

Namun laporan Angkotasan, saat ini penyidik Polres Malteng belum menemukan pelaku. Dan masih mendalami keterangan sejumlah saksi. “yang SMA 3 itu sudah 2 saksi diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polres Malteng, Selasa 26 Maret 2019 melalui pesan WhatsApp, saat ditanyakan Proges penanganan kasus pemukulan Siswa SMA 3 Masohi.

Sebelumnya Pelajar dan sejumlah guru SMA 3 Masohi, Maluku Tengah, menuntut keadilan atas tindakan pemukulan siswa dan Security yang terjadi pekan lalu dengan melakukan aksi tutup jalan umum tepat didepan SMA 3 Masohi Jl. Hassanudin Kota Masohi, Senin 25 Maret 2019.

Aksi tutup jalan oleh siswa SMA 3 Masohi mendorong percepatan penanganan kasus pemukulan siswa SMA 3 Masohi.

Mereka yang melakukan aksi merupakan tindakan spontan. Karena mereka menilai polisi lamban menangani kasus pemukulan tersebut.

“saya baru tahu ada aksi tutup jalan dan itu spontan dari mereka (siswa dan guru). Karena dalam sepekan kemarin kejadian pemukulan terjada sebanyak tiga kali dalam sepekan itu. Dan saya sudah perintahkan agar siswa tetap tenang dan pecayakan masalah itu kepada polisi untuk menindaklanjutinya,” kata Kespsek SMA 3 Masohi, Husen, diruang kerjanya, Senin 25 Maret 2019.

Aksi tersebut diketahui berlangsung tidak lama, karena polisi datang dan menjelaskan progres penanganan masalah tersebut.

Komentar